Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 November 2023 | 19.44 WIB

Demonstran di California Memblokade Kapal Kargo Militer Amerika yang Hendak Menuju Israel

Para demonstran memblokade kapal militer AS yang hendak menuju Israel di Pelabuhan Oakland, California, Jumat (3/11).  - Image

Para demonstran memblokade kapal militer AS yang hendak menuju Israel di Pelabuhan Oakland, California, Jumat (3/11). 

JawaPos.com – Ratusan demonstran yang terdiri dari Yahudi Amerika dan organisasi Arab Resource Organizing Center memblokade kapal kargo militer Amerika yang hendak menuju Israel di Pelabuhan Oakland, California, Jumat (3/11).

Para demonstran memblokir kapal kargo militer AS di Pelabuhan Oakland selama berjam-jam dengan cara bergelantungan di atas kapal dan mengisolasi diri di dalam kapal, sehingga mereka tidak bisa berangkat.

Selain itu, para demonstran juga memblokade pintu masuk untuk menuju tempat kapal militer pengangkut bernama Cape Orlando itu. Menurut demonstran, kapal tersebut akan menuju Israel setelah memuat senjata peralatan militer di Tacoma, Washington.

Dilansir JawaPos.com dari cbsnews.com, sekitar 200 orang berada di Pelabuhan Oakland, kebanyakan memegang bendera Palestina dan tulisan-tulisan spanduk yang menuntut diakhirinya bantuan militer AS kepada Israel.

Para demonstran sudah berada di pelabuhan sekitar pukul 6.45 pagi menurut waktu setempat. Tiga demonstran berpegangan pada tangga tali dan menolak pekerja menutup pintu kapal militer tersebut.

“Itu adalah kapal militer AS. Kapal ini akan berangkat ke Tacoma (Washington) untuk mengambil senjata militer AS, kemudian membawa senjata itu ke Israel,” kata demonstran bernama Meena Abushamala.

Beberapa Yahudi juga ikut serta dalam protes tersebut. “Saya di sini sebagai seorang Yahudi, cucu dari penyintas Holocaust. Saya tumbuh dengan mendengarkan cerita nenek saya yang selamat dari tragedi itu,” kata demonstran Yahudi, Anna Baltzer.

"Dan hari ini, Israel mempersenjatai sejarah saya, sejarah keluarga saya yang dibunuh, untuk membunuh keluarga Palestina di Gaza,” lanjutnya.

Namun, tepat sebelum jam 3 sore waktu setempat, para petugas berhasil memindahkan demonstran yang berpegangan pada tangga tali, dan membuat para demonstran keluar dari pelabuhan.

Abushamala, Anna Baltzer, dan demonstran lainnya kecewa. Mereka berharap tindakan mereka akan memberikan dampak suara jangka panjang yang didengar oleh anggota parlemen di AS.

“Tidak ada lagi bantuan militer AS kepada Israel. Itu ada dalam kekuasaan Anda. Jangan biarkan rasa takut menghentikan anda,” tutur Abushamala.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat baru saja memutuskan untuk memberi Israel tambahan senjata senilai USD 14,3 miliar.

Dilansir dari USA Today, RUU Alokasi Tambahan Keamanan Israel tersebut disetujui oleh majelis dengan hasil pemungutan suara 226 berbanding 196.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore