
Polrestabes Surabaya tetapkan empat demonstran #IndonesiaSekarat, Jumat (26/6), menjadi tersangka karena merusak fasum di sekitar Gedung Grahadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Empat orang demonstran Aksi #IndonesiaSekarat di Surabaya, Jumat (26/6), ditetapkan menjadi tersangka. Mereka diduga merusak barang hingga fasilitas umum di sekitar Gedung Grahadi.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan mengatakan 4 orang demonstran yang ditetapkan menjadi tersangka ini tidak hanya melakukan pengrusakan, tetapi juga penyerangan terhadap petugas.
"Yang mana acaman hukumnya itu 5 tahun, sehingga mereka (4 demonstran Aksi #IndonesiaSekarat) kita lakukan penahanan. Terhadap 4 orang tersebut kita lakukan pemeriksaan mendalam," ucap Luthfie Sulistiawan.
Empat terduga pelaku ini terdiri atas 2 orang dewasa dan 2 anak di bawah umur. Mereka adalah MA, pelajar 16 tahun asal Simo Kalangan, Surabaya. Dia melakukan pengrusakan terhadap pagar galfalum gedung Grahadi.
Kemudian DSD, pelajar 14 tahun asal Jalan Tambak Asri, Surabaya; ARP, Pekerja swasta berusia 20 tahun asal Jalan Tambak Asri, Surabaya; dan NB, pekerja swasta berusia 24 tahun asal Pacar Keling Indrakira, Surabaya.
Ketiga tersangka tersebut sama-sama berperan melempar batu ke halaman Gedung Grahadi. Tindakan tersebut memicu aksi demonstrasi yang semula berjalan damai menjadi ricuh.
"Polisi mengumpulkan barang bukti, berupa batu-batu yang dilempar tersangka, potongan galfalum, sepeda motor sarana, handphone keempat tersangka, dan rekaman video sewaktu pengerusakan," terang Luthfie.
Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan atau kekerasan secara bersama-sama di muka umum dan atau pasal 522 KUHP tentang pengrusakan fasilitas umum.
Aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat awalnya berjalan damai. Ratusan massa yang menamakan diri dari Front Anti Kapitalisme, berorasi secara bergiliran, melakukan teatrikal dan baca puisi.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
