
Percepatan bantuan untuk warga Palestina./ANTARA
JawaPos.com - Blokade dan serangan berturut-turut dari Israel sedang digencarkan ke daerah padat penduduk, Gaza utara.
Hal tersebut membuat Rumah Sakit Indonesia yang berada di jalur Gaza dituntut untuk dapat melakukan percepatan bantuan pada pasien khususnya dalam hal obat-obatan
"Banyak pasien yang dirawat di Rumah Sakit Indonesia dan mengatakan bahwa mereka belum mendapatkan obat-obatan selama beberapa hari," kata seorang relawan organisasi kemanusiaan MER-C, Fikri Rofiul Haq pada Sabtu, (4/11).
Relawan MER-C itu menambahkan bahwa, pada saat ini Rumah Sakit Indonesia merupakan satu-satunya rumah sakit terbesar di Gaza utara, sehingga korban yang terkena dampak perang akan menerima perawatan di rumah sakit ini.
Ia mengatakan saat ini ada lebih dari 2.000 orang yang mengungsi di rumah sakit Indonesia.
Selain itu ada 1.300 lebih korban jiwa, dimana sekitar 60-80 persennya adalah anak-anak dan perempuan.
Terdapat juga lebih dari 4.000 korban luka-luka di rumah sakit itu.
Saat ini Rumah Sakit Indonesia sedang menghadapi krisis energi akibat tidak adanya listrik.
Karena hal itulah akhirnya rumah sakit hanya bisa mengandalkan dari dua buah generator untuk tetap beroperasi.
Namun seperti masalah tak pernah ada habisnya, satu dari dua generator yang dimiliki rumah sakit Indonesia tersebut rusak.
Sedangkan satu generator lainnya masih berfungsi, namun terkendala pasokan bahan bakar yang terbatas sehingga kurang maksimal digunakan.
Terbatasnya bahan bakar untuk generator ini disebabkan oleh blokade Israel.
PBB juga mengatakan hal yang sama bahwa Israel secara terang-terangan menolak pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza utara sejak Senin (23/10).
Sejak satu bulan yang lalu, Israel menginstruksikan 1,1 juta penduduk jalur Gaza utara untuk mengungsi ke wilayah Gaza selatan yang letaknya berada dekat perbatasan pintu perbatasan jalur Gaza dan Mesir (Rafah).
Kemudian truk-truk bantuan kemanusiaan untuk pertama kalinya memasuki Jalur Gaza melalui pintu lintas batas Rafah sejak perang Israel-Hamas pecah pada Sabtu, (7/10).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
