
Sejumlah warga mengangkut para korban dari sebuah gedung yang hancur akibat serangan Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan, Selasa (17/10). Sumber: Khaled Omar/tm/am./Xinhua/ANTARA
JawaPos.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya akan berusaha sekuat tenaga untuk melaporkan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Recep Tayyip Erdogan juga menyatakan, Netanyahu sudah tidak dapat diajak berbicara lagi, sehingga Turki telah memutuskan hubungan dengan Perdana Menteri Israel tersebut.
Dia menyampaikan pernyataan itu kepada para wartawan dalam pesawat kepresidenan sepulang dari Kazakhstan, setelah menghadiri pertemuan tingkat tinggi Organisasi Negara-Negara Turki.
Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Netanyahu sudah tidak mendapat dukungan dari rakyat Israel.
Menurutnya, PM Israel tersebut berusaha untuk meraih dukungan guna melanjutkan serangan terhadap Palestina dengan memanfaatkan retorika agama.
“Saya telah mengatakan sesuatu dalam pidato saya dalam aksi mendukung Palestina. Saya mengumumkan bahwa kami akan mendukung inisiatif yang akan membawa pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang Israel ke Mahkamah Pidana Internasional," ujar Recep Tayyip Erdogan.
"Otoritas-otoritas terkait kami, terutama kementerian luar negeri, akan melaksanakan pekerjaan ini,” lanjutnya dikutip dari ANTARA.
Erdogan menyatakan bahwa Ankara bersedia menjadi penengah bagi Gaza setelah pertempuran ini.
Dia juga menegaskan kembali dukungan Turki kepada rakyat Gaza di tengah agresi terus berlanjut oleh Israel.
Tentara Israel telah memperluas serangannya melalui udara dan darat di Jalur Gaza, yang telah menjadi target serangan udara tanpa henti sejak serangan Hamas terhadap Israel pada Sabtu (7/10).
Lebih dari 9.227 warga Palestina, sebagian besar di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, meninggal dalam serangan Israel sejak saat itu.
Sementara itu, jumlah korban jiwa di Israel telah mencapai 1.500 orang, menurut data resmi pemerintah.
Pengepungan Israel di Jalur Gaza juga telah membuat pasokan bahan pokok semakin menipis bagi 2,3 juta penduduk Gaza.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
