Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 November 2023 | 21.19 WIB

Dengan Alasan Genosida Terhadap Warga Sipil Palestina, Pejabat Tinggi PBB Di New York Undurkan Diri

Markas besar PBB di Manhattan. Sumber Foto: Carlo Allegri/Reuters - Image

Markas besar PBB di Manhattan. Sumber Foto: Carlo Allegri/Reuters

JawaPos.com - Seorang Direktur Hak Asasi Manusia PBB di New York telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Ia memprotes bahwa PBB gagal dalam tugasnya untuk mencegah genosida terhadap warga sipil Palestina di Gaza di bawah pemboman Israel.

Dilansir dari The Guardian, Pimpinan HAM PBB Craig Mokhiber mengundurkan diri setelah mencapai usia pensiun, Ia menulis, “Sekali lagi kita melihat genosida terjadi di depan mata kita dan organisasi yang kita layani tampaknya tidak berdaya untuk menghentikannya.”

Dia mengatakan bahwa PBB telah gagal mencegah genosida sebelumnya terhadap Tutsi di Rwanda, Muslim di Bosnia, Yazidi di Kurdistan Irak dan Rohingya di Myanmar.

“Pembantaian besar-besaran terhadap rakyat Palestina saat ini, yang berakar pada ideologi pemukim kolonial etno-nasionalis, merupakan kelanjutan dari penganiayaan dan pembersihan sistematis yang telah berlangsung selama beberapa decade,” tambah Mokhiber.

Surat pengunduran diri direktur tersebut tidak menyebutkan serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan yang menewaskan lebih dari 1.400 orang dan menyandera 240 orang.

“Kita harus mendukung pembentukan negara sekuler yang demokratis dan tunggal di seluruh wilayah Palestina yang bersejarah, dengan hak yang sama bagi umat Kristen, Muslim, dan Yahudi,” tulisnya.

Mokhiber telah bekerja untuk PBB sejak tahun 1992 dan memegang sejumlah peran penting yaitu memimpin tugas komisaris tinggi dalam merancang pendekatan pembangunan berbasis hak asasi manusia, dan bertindak sebagai penasihat senior hak asasi manusia di Palestina, Afghanistan, dan Sudan.

Ia juga pengacara yang berspesialisasi dalam hukum hak asasi manusia internasional, dia tinggal di Gaza pada tahun 1990 an.

Dalam perannya sebagai direktur kantor komisaris tinggi hak asasi manusia di New York, terkadang mendapat kecaman dari kelompok pro-Israel karena komentarnya di media sosial.

Dia dikritik karena memberikan dukungan terhadap gerakan boikot, divestasi, sanksi (BDS) dan menuduh Israel melakukan apartheid, sebuah tuduhan yang diulangi dalam surat pensiunnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore