
Pendukung Suara Yahudi untuk Perdamaian menggelar protes di National Mall di Washington DC pada hari Rabu.
JawaPos.com – Di tengah serangan Hamas terhadap Israel, masyarakat di Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan upaya pro Palestina akan berimbas pada pembatalan konferensi-konferensi besar.
Dilansir dari The Guardian, Minggu (22/10), para pekerja menyatakan dukungan terhadap Palestina, mereka akan dipecat dan menyebabkan terjadinya kampanye intimidasi terhadap suara-suara Arab Amerika yang kritis terhadap kebijakan Israel.
Pada awal pekan ini, sebuah kelompok Yahudi terkemuka di AS memaksa pembatalan konferensi nasional organisasi kampanye besar Palestina dengan menuduhnya sebagai front Hamas.
Aktivis Palestina-Amerika mengatakan jaringan televisi juga telah menyensor atau membatalkan wawancara.
NPR dan BBC menarik iklan buku baru yang dipuji secara luas tentang konflik Israel-Palestina setelah adanya kampanye “keluhan pendengar”.
The Orthodox Jewish Chamber of Commerce (OJC) telah menyatakan “kemenangan” setelah menekan hotel-hotel Hilton agar membatalkan acara Kampanye AS untuk Hak-Hak Palestina di Houston akhir bulan ini di mana anggota kongres Rashida Tlaib akan menjadi pembicara utama.
Baca Juga: Gelar Aksi Kemanusiaan Bela Palestina, Ribuan Warga Bandung Lakukan Doa Bersama dan Longmarch
Duvi Honig, seorang pendiri dan CEO majelis tersebut, secara terbuka mengecam pertemuan USCPR sebagai “konferensi untuk pendukung Hamas” dan menyebut Tlaib dan pembicara lainnya “terkenal sebagai pembenci Yahudi yang bangga”.
Ahmad Abuznaid, direktur USCPR yang merupakan sebuah rumah politik bagi semua orang yang percaya bahwa kebebasan rakyat Palestina, mengatakan terkait tempat konferensi telah dipesan beberapa bulan lalu dan Hilton menghubunginya tak lama setelah serangan Hamas untuk membahas keamanan.
“Mereka mengatakan mereka menerima banyak panggilan untuk membatalkan, orang-orang menekan mereka, namun pihak hotel tidak mengambil posisi dalam politik dan hanya ingin menerapkan rencana keamanan,” katanya.
Abuznaid mengatakan Hilton memberikan tagihan $100.000 untuk keamanan dan memberi kelompok itu waktu 48 jam untuk membayar.
“Dan keesokan harinya kami mendapat email bahwa mereka membatalkan dan hanya mengatakan bahwa keamanan adalah alasannya, tidak ada percakapan serta memutuskan secara sepihak untuk membatalkan,” tutup Abuznaid.
***

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
