para korban luka yang menunggu perawatan medis di sebuah rumah sakit di Gaza.
JawaPos.com – Perang Israel-Palestina sudah memasuki hari keenam pada Kamis (12/10) sejak Hamas melancarkan gempuran ke Israel pada Sabtu (7/10) yang lalu.
Hingga kini, korban perang Israel-Hamas sudah berjumlah ribuan dari kedua belah pihak, sedangkan puluhan hingga ratusan lainnya disandera.
Dikutip JawaPos.com dari The Wall Street Journal, Israel mengklaim, dari pihaknya sudah ada 1.300 orang tewas dalam serangan roket yang dilakukan oleh Hamas.
Selain itu, jumlah korban yang terluka dari pihak Israel mencapai 3.000 orang, dan pemerintah Israel sudah mengkonfirmasi identitas 97 sandera dari 150 yang dibawa ke Gaza.
Sedangkan dari pihak Palestina, Pejabat di Gaza mengatakan, bahwa serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 1.350 jiwa, tepatnya 1.354, dan melukai lebih dari 6.000 orang pada Kamis (12/10).
Diperkirakan, korban tewas dari pihak Palestina akan jauh lebih meroket, akibat adanya blokade total Israel terhadap wilayah Gaza, yang menyebabkan pemadaman listrik di daerah itu.
Pada Rabu (11/10), satu-satunya pembangkit listrik di Gaza kehabisan bahan bakar dan ditutup setelah keputusan Israel untuk memutus pasokan listriknya.
Ketika Gaza kehilangan aliran listrik, rumah sakit juga kehilangan pasokan listrik, sehingga bayi baru lahir yang ada di inkubator dan pasien lanjut usia yang membutuhkan oksigen keduanya dalam risiko kematian.
“Tanpa listrik, rumah sakit berisiko berubah menjadi kamar mayat,” kata Fabrizio Carboni, Direktur Regional Komite Palang Merah Internasional atau ICRC.
Pihak Israel berjanji tidak akan mengizinkan bantuan pangan, sandang, dan kemanusian masuk ke Gaza, sebelum hamas membebaskan orang-orang Israel yang mereka sandera.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
