Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Oktober 2023 | 20.55 WIB

Serangan Bom Bunuh Diri Guncang Ibukota Turki Ankara, Erdogan: Penjahat yang Mengancam Perdamaian

Bom Bunuh Diri Mengguncang Ibu Kota Turki, Ankara. Foto Dok. AFP - Image

Bom Bunuh Diri Mengguncang Ibu Kota Turki, Ankara. Foto Dok. AFP

JawaPos.com - Serangan bom bunuh diri oleh dua teroris mengguncang ibukota Turki, Ankara.

Menteri Dalam Negeri Turki pada Minggu, 1 Oktober 2023, mengatakan dua teroris melakukan serangan bom di depan gedung kementerian di Ankara.

Salah satu dari pelaku bom bunuh diri tewas dalam peristiwa ledakan tersebut, sedangkan satu lainnya tewas dibunuh oleh pihak berwenang.

Polisi terlihat memblokir jalan di area kementerian di Ankara, terlihat tentara, ambulans, truk pemadam kebakaran, dan kendaraan berlapis baja terlibat dalam penanganan bom bunuh diri tersebut.

Sampai saat ini diketahui Kantor Kepala Kejaksaan Ankara telah meluncurkan penyelidikan atas serangan teroris tersebut.

Kepolisian Ankara juga menghimbau masyarakat sekitar agar tidak panik ketika melihat pemandangan peledakan paket mencurigakan yang dilakukan secara terkendali.

“Langkah-langkah keamanan yang diperlukan akan diambil sehubungan dengan insiden paket mencurigakan di sekitar Kizilay dan Direktorat Jenderal keamanan, dan penanganan secara terkendali akan dilakukan oleh tim penjinak bom,” kata Departemen Kepolisian Ankara di X.

Dalam ledakan ini Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang terdaftar dalam kelompok terror mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Sebelumnya diketahui PKK telah melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah Turki sejak tahun 1984 dalam sebuah konflik yang telah merenggut puluhan ribu nyawa.

“Penjahat yang mengancam perdamaian dan keamanan warga negara belum berhasil mencapai target mereka dan tidak akan pernah berhasil,” ujar Erdogan dikutip dari AFP.

Markas besar kepolisian Antara mengatakan dalam sosial media X bahwa mereka melakukan ‘ledakan terkendali’ terhadap ‘paket-paket yang mencurigakan’ untuk mencegah terjadinya ledakan lainnya.

Kantor kejaksaan Ankara saat ini sedang membuka investigasi dan melarang akses ke daerah tersebut.
Media turut diminta untuk berhenti menampilkan gambar-gambar dari lokasi serangan, guna meminimalisir kepanikan masyarakat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore