Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Oktober 2023 | 21.32 WIB

Presiden Vladimir Putin Prihatin Atas Kematian Warga Sipil yang Menjadi Korban dalam Perang Israel-Gaza

Presiden Rusia Vladimir Putin.

JawaPos.Com— Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah warga sipil yang menjadi korban di Israel dan Jalur Gaza di tengah pertempuran berhari-hari antara Hamas dan militer Israel.

Pada hari selasa (10/10), Putin juga mengkritik kebijakan Washington di Timur Tengah, yang menurutnya gagal karena tidak mempertimbangkan kebutuhan rakyat Palestina.

Putin, yang militernya dituduh membunuh ribuan warga sipil sejak invasi besar-besaran ke Ukraina tahun lalu, menyatakan keprihatinannya terhadap warga sipil yang terbunuh di Israel dan Gaza saat melakukan panggilan telepon dengan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

“Penekanannya diberikan pada situasi yang memburuk secara tajam di zona konflik Israel-Palestina”, kata Kremlin dalam pernyataannya tentang diskusi para pemimpin tersebut.

“Keprihatinan mendalam diungkapkan mengenai terus meningkatnya kekerasan dan meningkatnya jumlah korban sipil,”

Kedua pemimpin tersebut menegaskan kembali terkait perlunya “gencatan senjata segera” dan “dimulainya kembali proses negosiasi”.

“sangat disayangkan jika menargetkan instalasi sipil dan Turki tidak menyambut tindakan seperti itu”. Lanjut kremlin.

Sebelumnya pada hari Selasa, Putin menyebut pembentukan negara Palestina “perlu” dan menyalahkan ledakan kekerasan terbaru pada kebijakan AS di wilayah tersebut.

“Saya pikir banyak orang akan setuju dengan saya bahwa ini adalah contoh nyata kegagalan kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah,” ungkap Putin pada pertemuan dengan Perdana Menteri Irak Mohammed al-Sudani pada hari Selasa (10/10/23)

Putin mengatakan Washington berusaha untuk “memonopoli” upaya-upaya dalam menciptakan perdamaian antara Israel dan Palestina, dan dia menuduh AS tidak berusaha mencari kompromi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak, namun justru memaksakan ide-idenya sendiri untuk mencari solusi dari konflik tersebut.

AS telah mengabaikan kepentingan rakyat Palestina, termasuk keinginan mereka akan negara merdeka.

Putin tidak menyebutkan peran Rusia dalam proses perdamaian Timur Tengah. Bersama dengan AS, PBB, dan Uni Eropa, Moskow sejak tahun 2002 telah menjadi bagian dari “Kuartet” kekuatan yang bertugas membantu menengahi perundingan perdamaian Israel-Palestina.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore