Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Oktober 2023 | 14.00 WIB

Bom Bunuh Diri Guncang Turki, Dua Pelaku Tewas, Satu Turut Meledak, Satunya Ditembak Petugas Kepolisian

Bom bunuh diri mengguncang Turki. Dua pelaku tewas. - Image

Bom bunuh diri mengguncang Turki. Dua pelaku tewas.

JawaPos.com – Bom bunuh diri meledak di jantung ibu kota Turki, Ankara, pada Minggu (1/10). Satu pelaku tewas saat kejadian dan satu lainnya tewas saat baku tembak dengan polisi. Serangan tersebut terjadi beberapa jam sebelum parlemen dibuka oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Dalam kejadian tersebut dua petugas polisi terluka dalam serangan yang terjadi di dekat pintu masuk Kementerian Dalam Negeri. Pelaku menggunakan kendaraan komersial ringan untuk tiba di lokasi kejadian. Dilansir dari AP, Minggu (1/10), salah satu pelaku meledakkan diri dan satu lainnya ditembak di kepala sebelum sempat meledakkan diri.

Menteri dalam negeri Turki, Ali Yerlikaya mengatakan melalui sosial media X (dulu Twitter) pemerintah Turki melakukan perjuangan melawan terorisme, narkoba, geng dan organisasi kejahatan.

Yerlikaya tidak mengatakan siapa dalang dibalik bom bunuh diri tersebut. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Kelompok ISIS dan militan kurdi telah melakukan serangan mematikan di seluruh negeri pada masa lalu.

Presiden Erdogan mengecam kejadian tersebut dan mengatakan tindakan terorisme ini merupakan yang terakhir. Serangan ini terjadi ketika pihak berwenang Turki sedang melakukan operasi terhadap anggota ISIS, serangan kali ini merupakan serangan pertama sejak Oktober 2015 lalu ketika serangan ISIS dilakukan di depan stasiun pusat Ankara yang menewaskan 109 orang.

Ototitas Turki mengatakan menemukan beberapa paket dan tas mencurigakan di sekitar area serangan. Ledakan tersebut dilakukan oleh ahli karena dilakukan dengan cara yang terkendali dan mengakibatkan dua ledakan keras terdengar di area tersebut.

Para pelaku tersebut sengaja menargetkan Kementerian Dalam Negeri dan tidak merugikan warga sipil. Koresponden Aljazeera mengatakan lokasi serangan tersebut terlihat sepi saat serangan terjadi.

Ahmed Keser, pensiunan tentara Turki mengatakan ini adalah insiden terorisme yang terorganisir karena penyerangan sengaja direncanakan bertepatan dengan upacara di parlemen untuk menandai pembukaan tahun baru parlemen.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore