Vaksin Virus Nipah yang menyebar di India. (Sumber foto_ timesofindia.indiatimes.com)
JawaPos.com - Baru-baru ini ramai wabah Virus Nipah yang sudah menjangkit ke berbagai kelompok masyarakat di India.
Virus Nipah bukan termasuk wabah baru,namun penyebaran penyakit ini pertama kali ditemukan di Peternakan Nipah, Malaysia yang ditularkan oleh babi ke manusia.
Saat Virus Nipah pertama kali ditemukan, tercatat pengidap wabah ini berkisar 276 kasus, dengan kematian mencapai 106 orang
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Infeksiemerging.kemkes.go.id menyebut Virus Nipah termasuk ke dalam penyakit zoonotik.
Zoonotik merupakan penyakit yang ditularkan dari hewan pembawa virus yang berpindah inangnya ke manusia, dengan berbagai gejala yang menyebabkan efek samping yang berbahaya.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan liar, maupun ternak dalam penangkaran, sehingga pencegahan sana pening agar virus tidak menyebar ke manusia.
Hewan penyebar Virus Nipah selain saat pertama kali penyakit ini ditemukan, yaitu Babi ada juga Kelelawar Buah liar.
Di Indonesia sendiri, Virus Nipah ditemukan dari persebaran yang bersumber dari Kelelawar Buah liar.
Hewan lain yang juga memiliki potensi penyebar virus nipah, selain kedua binatang yang telah disebut menurut infeksiemerging.kemkes.go.id yaitu kuda,kambing, domba, dan anjing, serta kucing.
Manusia yang pertama kali terpapar Virus Nipah, gejalanya akan muncul berkisar antara empat sampai empat belas hari.
Namun ada pendapat lain, dikutip dari Infeksiemerging.kemkes.go.id masa inkubasi Virus Nipah bahkan mencapai 45 hari.
Manusia yang terjangkit Virus Nipah akan mengeluarkan beberapa gejala yang berfokus pada penyerangan saluran pernapasan akut (ISPA) ringan atau berat, sampai yang berbahaya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
