Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2020 | 19.13 WIB

Warga Tak Pakai Masker, Angkutan Umum Jerman Siasati dengan Bau Badan

Ilustrasi: Bau badan mengganggu kenyamanan orang-orang di sekitar. (The Alternative Daily).  - Image

Ilustrasi: Bau badan mengganggu kenyamanan orang-orang di sekitar. (The Alternative Daily). 

JawaPos.com - Bau badan tak sedap memang menggangu dan bikin tak nyaman. Tak hanya mengganggu bagi diri sendiri, tapi juga orang lain di sekitar. Terlebih jika saat menggunakan angkutan umum atau di area publik lainnya.

Bicara soal bau badan, di Jerman, kondisi tersebut justru dimanfaatkan untuk menertibkan masyarakat yang enggan mengenakan masker saat keluar rumah atau saat menggunakan transportasi umum. Operator angkutan umum di Jerman pun mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan deodoran.

Dengan orang-orang dianjurkan untuk tidak memakai deodoran atau wewangian di tubuhnya, bau badan mungkin muncul. Sehinggamemaksa mereka yang tidak ingin menciumnya untuk menutup hidungnya dengan masker.

Dilansir dari AutoEvolution, Selasa (7/7), adalah operator transportasi Berlin BVG yang melakukan hal tersebut. Dengan cara yang agak nyeleneh itu, mereka ingin menasihati para penumpang untuk selalu mengenakan masker. Terlebih saat berada di angkutan umum dan fasilitas publik lainnya.

Ini mungkin tampak seperti ide yang aneh, tetapi mungkin bisa efektif. Jerman, seperti kebanyakan negara Eropa (atau di seluruh dunia) sedang berjuang untuk menahan laju infeksi Covid-19 dan mengurangi dampak krisis kesehatan.

Sebagaimana diketahui, angkutan umum membawa sejumlah besar orang di ruang kecil yang hampir menghilangkan kemungkinan jarak sosial. AC dan kurangnya kecilnya sirkulasi udara ini secara alami menambah risiko paparan.

Karena banyak penumpang memilih untuk memakai masker mereka hanya di atas mulut mereka, atau justru tidak mengenakannya sama sekali sehingga membuat hidung terbuka, BVG percaya bau menyengat seperti bau badan bisa membuat penumpang mempertimbangkan kembali untuk dengan benar memakai masker secara benar.

Dengan kata lain, jika krisis kesehatan tidak cukup untuk menakut-nakuti agar masyarakat mengenakan masker, maka bau badan mungkin bisa membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya masker.

"Mengingat begitu banyak orang berpikir bahwa mereka dapat mengenakan masker di bawah hidung mereka, kita menjadi semakin yakin (untuk melakukan hal tersebut)," kata perusahaan dalam sebuah iklan baru yang diposting di Twitter.

"Jadi, sekarang apakah kamu masih ingin hidungmu keluar?" imbuh perusahaan tersebut.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=5gAOtre8hV0

 

https://www.youtube.com/watch?v=oG127OxtQ6Y

 

https://www.youtube.com/watch?v=6xFtXGz8724

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore