Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Juli 2023 | 01.24 WIB

Kasus Pembakaran Al Quran di Swedia, Paus Fransiskus: Saya Merasa Muak dan Marah

Paus Fransiskus tiba untuk pertemuan dengan tentara brigade Granatieri di Sardegna Italia di Vatikan. Remo Casilli/Reuters/Antara

JawaPos.com - Pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus, mengutuk keras pembakaran kitab suci umat Islam, Alquran. Hal itu telah membuatnya marah dan muak, terlebih alasan pembakaran itu disebutkan sebagai bentuk kebebasan berbicara.

"Buku apa pun yang dianggap suci harus dihormati, untuk menghormati mereka yang mempercayainya," ujar Paus Fransiskus kepada Emirat Arab Al Ittihad dalam sebuah sesi wawancara. 

"Saya merasa muak dan marah atas tindakan ini. Kebebasan berbicara tidak boleh digunakan sebagai sarana untuk merendahkan orang lain," lanjutnya.

Sebelumnya, seorang pria di Stockhom, Swedia, melakukan aksi pembakaran Alquran. Hal itu telah menimbulkan kecaman dari berbagai negara, salah satunya adalah Turki.

Sementara itu, baru-baru ini, pihak kepolisian di Swedia telah menolak permohonan aksi demonstrasi anti-Quran.

Akibat dari aksi pembakaran Alquran ini, kelompok Islam yang terdiri dari 57 negara yakni OKI (Organisasi Kerjasama Islam) mengatakan, perlu adanya tindakan kolektif untuk mencegah upaya penodaan Alquran.

Kelompok itu juga meminta agar hukum-hukum internasional dapat digunakan untuk menghentikan kebencian terhadap agama.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore