Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Juli 2025 | 21.48 WIB

Batam Berpeluang Menjadi Pusat Industri AI Masa Depan

Ilustrasi Artificial intelligence (AI). (www.istockphoto.com)

JawaPos.com – Pemerintah cukup optimistis Indonesia punya potensi untuk mengembangkan kawasan strategis yang khusus mewadahi sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Batam dinilai sebagai salah satu lokasi yang tepat untuk menjadi pusat pembangunan AI di Indonesia.

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menyebut Batam telah memiliki 19 kawasan industri yang berkembang pesat. Beberapa perusahaan di dalamnya telah terlibat dalam pengembangan teknologi elektronika yang menjadi fondasi penting bagi pengembangan AI.

Batam berpeluang besar menjadi salah satu pusat industri AI masa depan. Kami sudah meninjau langsung kesiapan kawasan industri dan melihat sejumlah perusahaan yang telah masuk dalam rantai pasok teknologi global, termasuk rencana pembangunan pabrik mitra Apple yang akan memproduksi AirTag,” ujar Faisol, di Jakarta, Sabtu (12/7).

Di lain pihak, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai Batam sudah lama menjadi pemain kunci di sektor perangkat telekomunikasi dan jasa digital. Posisi geografis dan infrastruktur Batam menjadikannya kandidat ideal sebagai pusat unggulan AI nasional. “Batam bisa menjadi flagship bangsa dalam produksi perangkat dan jasa telekomunikasi. Maka, pengembangan infrastruktur industri AI di sini menjadi langkah strategis,” katanya.

Direktur IT Digital PT Telkom Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menambahkan, penguatan sektor manufaktur sebagai industri vertikal juga krusial dalam mendorong pengembangan AI di Batam. Dia mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi, namun juga menekankan bahwa potensi positif dari industri AI harus terus dimaksimalkan.

Mengutip analisis dari lembaga konsultan Kearney, pemanfaatan AI di Indonesia diperkirakan akan menyumbang hingga 12 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2030, atau setara dengan USD 366 miliar. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di kawasan Asean.

"Meski demikian, realisasi potensi tersebut membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta regulasi yang mampu menciptakan ekosistem AI nasional yang inklusif dan berkelanjutan," pungkas Faizal.

Peluang pengembangan kawasan industri dalam berbagai sektor juga menarik para investor di tempat lain. PT Krakatau Sarana Properti (KSP), anak usaha dari Krakatau Steel, baru-baru ini meresmikan perluasan Gudang Australia di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon. Direktur Utama PT Krakatau Sarana Properti Syafiq Hadi mengatakan, langkah ini merupakan upaya strategis KSP dalam merespons peningkatan permintaan pasar akan fasilitas logistik yang modern, efisien, dan siap pakai.

“Kami melihat bahwa tingginya serapan pasar terhadap kawasan ini menjadi indikator utama keberhasilan perluasan ini. Sehingga, posisi kami sebagai penyedia layanan kawasan industri yang adaptif terus menguat,” terangnya melalui siaran pers.

Dia menjelaskan, sejumlah tenant penyewa potensial tengah dalam proses finalisasi kerja sama. Sementara sebagian unit telah dikonfirmasi oleh tenant eksisting. Contohnya, PT Chandra Asri Pacific (CAP) yang telah menjadi mitra jangka panjang sejak tahun 2018. Dalam kurun waktu lebih dari lima tahun, jumlah gudang yang disewa CAP meningkat dari 8 unit menjadi 20 unit.

Dia menegaskan, hal tersebut mencerminkan hubungan kolaboratif yang solid dan berkelanjutan dalam mendukung operasional sektor petrokimia nasional. Dia meyakini perluasan ini diyakini akan semakin memperkuat efisiensi dan keandalan rantai pasok bahan baku yang dikelola oleh CAP.

Kawasan gudang tersebut sudah diluncurkan pada awal Juli 2025. Sedangkan, perluasan tersebut mencakup tiga unit tambahan dengan luas masing-masing 2.880 meter persegi. Pembangunan tersebut berhasil dibangun dalam waktu sangat singkat selama tiga bulan.

Kini, secara keseluruhan, Gudang Australia memiliki kapasitas total 29.136 meter persegi yang terdiri dari 11 unit gudang. “Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek ini,” paparnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore