
PERBAIKAN SEMENTARA: JLS di kelok 9, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jatim, diperbaiki agar bisa dilewati kendaraan kecil. (BBPJN UNTUK JAWA POS)
JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan jalur lintas selatan (JLS) Jatim sebagai jalur alternatif di masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Namun, skenario itu kurang berjalan mulus. JLS, tepatnya di kelok 9 Kabupaten Malang, mengalami kerusakan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali telah menerjunkan tim melalui PPK 1.6 Provinsi Jawa Timur (Pansela 3). Saat ini, ada penanganan awal terjadinya kerusakan.
Kepala BBPJN Jatim-Bali Gunadi Antariksa menjelaskan, longsor terjadi pada Rabu (11/12) sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian itu disebabkan hujan deras dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama dua pekan terakhir. ’’Dampak hujan, ada kerusakan di delapan titik,” kata Gunadi.
Dia tak menampik bahwa kerusakan cukup parah. Karena itu, ruas jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan. Jalan ditutup untuk sementara waktu. ’’Keselamatan pengendara paling utama,” tambah Gunadi.
Dia menyebut, BBPJN sudah menurunkan tim untuk melakukan identifikasi awal terkait penanganan kerusakan akibat longsor. Kajian akan dilakukan secara menyeluruh. Termasuk mencari penyebab utama terjadinya longsor.
Lantas, kapan perbaikan tuntas? Menurut Gunadi, hal itu belum bisa dipastikan. BBPJN masih melakukan kajian secara menyeluruh.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.6 Provinsi Jawa Timur (Pansela 3) Leo Aditya Mahardhika menjelaskan bahwa penanganan darurat sedang dilakukan. Untuk sementara, jalan memang ditutup. Penanganan yang sudah dilakukan, antara lain, pemasangan rambu-rambu pengamanan, penggunaan sandbag, dan pemasangan terpal untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
SURVEI LOKASI: Tim identifikasi dari Kementerian PU mencari penyebab longsor di Desa Sumberoto, Donomulyo. (JAWA POS RADAR MALANG)
Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Malang, kerusakan JLS Kelok 9 di Dusun Panggungwaru, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, mulai dibenahi. Kemarin (12/12) ekskavator memindahkan aspal yang hancur dan meratakan tanah. Perbaikan itu bersifat sementara. Targetnya, tiga hari ke depan jalan yang putus tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda empat ukuran kecil dan roda dua.
Rencananya, perbaikan sementara itu akan dikebut agar jalan kembali dapat dilintasi. Namun, perbaikan sebatas pemadatan tanah yang tidak longsor. ’’Berdasarkan pemeriksaan kami, ada kisaran 10 titik longsor,” ujar Kasatker PJN Wilayah I Provinsi Jatim Deny Purwa Indarsa. Delapan longsoran di lereng bawah dan dua longsoran di titik atas. Dari 10 titik itu, yang paling parah terjadi di Kelok 9 hingga menyebabkan jalan terputus.
Sepanjang pengamatan Deny, puluhan titik longsor tersebut dipicu bermunculannya sumber air baru di tebing-tebing. Hal itu menyebabkan tanah berongga dan fondasi jalan aspal terkena air. Padahal, fondasi jalan tersebut harus selalu kering agar konstruksinya tetap kuat.
Baca Juga: JLS Trenggalek-Tulungagung-Blitar Akan Mulai Tersambung Pada Pertengahan 2025, Catat Bulannya!
’’Untuk prediksi pastinya, kami tunggu hasil pemeriksaan dari para ahli saja,” lanjut Deny. Sebab, dibutuhkan pengecekan secara menyeluruh untuk perbaikan JLS kali ini. Mulai kondisi tanah hingga tingkat kepadatannya agar jelas penanganannya.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Subroto menuturkan, selain bermunculannya banyak sumber mata air, kondisi tanah yang renggang dipicu banyaknya alih fungsi lahan. Pohon-pohon besar banyak ditebang atau tumbang.
Sepanjang pengamatannya, banyak lahan lereng gunung yang ditanami jagung dan sawi oleh warga sekitar. Bahkan, beberapa lahan dibiarkan kosong dan ditumbuhi rumput liar. Padahal, itu menjadikan konstruksi tanah tidak kuat. "Saya rasa perlu koordinasi dengan Perhutani juga untuk mitigasi bencana jangka panjang,” jelas Gatot. (hen/idr/mia/aff/c7/c6/oni)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
