PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menyampaikan telah menyiapkan sebanyak 4 ruas jalan tol fungsional selama periode mudik lebaran tahun 2024. (Dok. Jasa Marga)
JawaPos.com - Dalam hitungan minggu menjelang perayaan Lebaran, tradisi mudik akan menjadi hal yang lazim. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksikan puncak arus mudik jatuh pada H-4 Hari Raya Idul Fitri dan puncak arus balik akan jatuh pada H+5 hari raya Idul Fitri.
Jumlah volume lalu lintas jabodetabek akan meningkat hingga 118 persen pada puncak arus mudik dan 117 persen pada puncak arus balik.
"Jasa Marga memprediksikan puncak arus mudik jatuh pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1445 H atau pada hari Sabtu, 6 April 2024, dengan lalu lintas mencapai 259 ribu kendaraan di empat gerbang tol utama, naik 66,8 persen dari normalnya,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana dalam konferensi pers di Jakarta.
Sementara itu, sambung Lisye, untuk prediksi puncak arus balik akan jatuh pada H+5 atau Senin, 15 April 2024 dengan lalu lintas mencapai 300 ribu kendaraan di empat gerbang tol utama, naik hingga 131 persen terhadap normalnya.
Selain itu, jumlah kendaraan yang keluar wilayah Jabotabek pada periode arus mudik H-7 sampai dengan H2 Hari Raya Idul Fitri 1445 H (periode 3 April -11 April 2024) dapat diprediksi sebesar 1,86 juta kendaraan.
Artinya terdapat kenaikan hingga 54,13 persen dari normalnya dan naik 5,94 persen dari periode Lebaran 2023.
Lisye menyebut distribusi lalu lintas yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode tersebut mayoritas menuju ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 58,4 persen, ke arah Barat (Merak) sebesar 22,9 persen dan ke arah Selatan (Puncak) sebesar 18,8 persen.
“Sementara itu, kami memprediksi jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik H 1 s.d H+7 Hari Raya Idul Fitri 1445 H (periode 10 April-18 April 2024) adalah sebesar 1,92 juta kendaraan,” paparnya.
Angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikupa (arah Merak).
Dengan adanya lonjakan kendaraan yang tinggi dari Jalan Tol tersebut. Pihaknya mengimbau perlunya antisipasi bagi pengguna jalan yaitu pada KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan pertemuan kendaraan menuju/dari Bandung dan Cikampek menuju/dari Jakarta.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
