min hee jin ( x @popempirex)
JawaPos.com – Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, jadi sorotan setelah gugatan ganti rugi yang diajukan seorang direktur kreatif BELIFT LAB terkait pernyataannya mengenai kemiripan ILLIT dan NewJeans ditolak pengadilan.
Menurut laporan allkpop, kemenangan tersebut menjadi final setelah pihak penggugat memilih tidak mengajukan banding atas putusan Pengadilan Distrik Barat Seoul.
Gugatan tersebut diajukan oleh seorang direktur kreatif BELIFT LAB yang diidentifikasi bermarga Heo. Ia menuntut Min Hee Jin dan mantan wakil presiden ADOR, Shin, dengan nilai sekitar 100 juta won atau lebih dari Rp1 miliar, ditambah kompensasi keterlambatan. Penggugat menilai pernyataan Min mengenai ILLIT yang disebut meniru NewJeans telah merusak reputasinya.
Pengadilan menilai tidak ada dasar yang cukup untuk menyatakan bahwa direktur tersebut secara spesifik menjadi korban pencemaran nama baik. Nama maupun jabatannya tidak disebut dalam pernyataan resmi ataupun konferensi pers Min Hee Jin pada April 2024.
Pengadilan juga menilai pernyataan mengenai kemiripan ILLIT dan NewJeans mencakup berbagai aspek aktivitas hiburan secara umum, seperti rambut, tata rias, busana, koreografi, foto, dan video, sehingga tidak secara khusus menunjuk pada pekerjaan penggugat.
Dalam putusannya, pengadilan juga menolak tuntutan terhadap mantan wakil presiden ADOR, Shin, karena bukti yang diajukan dinilai belum cukup untuk membuktikan bahwa ia bekerja sama atau membantu tindakan yang dipermasalahkan.
Karena unsur bahwa penggugat merupakan pihak yang secara khusus menjadi sasaran tidak terbukti, pengadilan tidak perlu memutus lebih jauh mengenai apakah pernyataan Min Hee Jin tentang dugaan kemiripan tersebut benar atau salah secara faktual maupun melanggar hukum.
Menariknya, perkara ini berbeda dari gugatan BELIFT LAB senilai 2 miliar won terhadap Min Hee Jin yang masih berjalan.
Sidang terakhir perkara tersebut digelar pada 11 September 2026, dengan kedua pihak mempertahankan argumen masing-masing mengenai apakah pernyataan “copycat” merupakan klaim fakta atau pendapat. Putusan untuk perkara 2 miliar won itu dijadwalkan pada 13 November 2026.
Dengan demikian, putusan terbaru hanya menyelesaikan gugatan pribadi yang diajukan direktur kreatif BELIFT LAB tersebut dan tidak secara otomatis menentukan sengketa hukum lain antara Min Hee Jin dan BELIFT LAB mengenai tudingan ILLIT meniru NewJeans.
Laporan Seoul Economic Daily juga menegaskan bahwa pengadilan tidak memberikan putusan terpisah mengenai benar atau tidaknya klaim “copycat”, karena persoalan identifikasi penggugat sebagai korban pencemaran nama baik sudah cukup menjadi dasar penolakan gugatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022