Agensi merilis pernyataan terkait tuduhan mantan pacar Hong Min Ki / Foto : Instagram Hong Min Ki @minggi._.jeok
JawaPos.com - Agensi Hong Min Ki telah membantah klaim yang disampaikan oleh mantan kekasihnya sebut saja nona A, terkait aborsi paksa.
Menyusul pernyataan dari agensi Hong Min Ki pada tanggal 19 Agustus, A lebih lanjut mengklaim bahwa ia telah mengalami kekerasan verbal, gaslighting, dan tekanan untuk melakukan aborsi selama mereka menjalin hubungan.
Pada pagi hari tanggal 20 Agustus, Fable Company selaku agensi Hong Min Ki merilis pernyataan baru terkait tuduhan tersebut, seperti yang diberitakan Soompi.
"Halo. Ini Fable Company.
Kami ingin menyampaikan posisi kami terkait unggahan tambahan dari nona A mengenai aktor agensi kami, Hong Min Ki.
Dalam unggahan-unggahan tambahannya, nona A mengklaim bahwa ia mendapati dirinya hamil saat menjalin hubungan dengan aktor tersebut dan menjalani aborsi, serta menyatakan bahwa ia memiliki rekam medis dan foto USG sebagai bukti.
Faktanya, pada sekitar pukul 06.00 pagi tanggal 19 Agustus 2026, nona A mengirimkan foto USG kepada aktor tersebut disertai pesan, "Tutup mulutmu sebelum aku membongkar semua ini juga."
Namun, nona A belum pernah memperlihatkan foto USG semacam itu kepada aktor tersebut sebelumnya.
Karena foto USG yang dimaksud tampak berbeda, dari foto yang biasanya digunakan untuk memastikan kehamilan, perusahaan kami telah meminta verifikasi dari tenaga medis spesialis kebidanan dan kandungan, dengan maksud menyerahkan hal ini sebagai bukti.
Selain itu, setelah melakukan konfirmasi dengan sang aktor, telah diverifikasi bahwa nona A, tidak pernah memperlihatkan alat tes kehamilan kepadanya, dan bertolak belakang dengan klaim nona A, sang aktor tidak pernah melontarkan pernyataan yang mendesak nona A untuk melakukan aborsi.
Terlebih lagi, pada tanggal 13 Juli di hari yang sama saat nona A mengaku menjalani prosedur aborsi, ia mengajak aktor tersebut untuk bersepeda bersama.
Ketika sang aktor menolak, nona A mengirimkan video dirinya sedang bersepeda sendirian.
Kami telah mengamankan dan menyimpan seluruh rekaman percakapan serta video tersebut.
Kehamilan dan aborsi merupakan masalah yang sangat sensitif dan serius.
Meskipun demikian, nona A telah menyebarluaskan klaim yang sama sekali tidak benar di media sosial, seperti tuduhan bahwa sang aktor mendesaknya untuk melakukan aborsi setelah kehamilan tersebut dipastikan.
Akibatnya, reputasi dan citra sang aktor sekali lagi mengalami kerusakan parah yang tidak dapat dipulihkan.
Kami tidak akan lagi menanggapi dengan cara berulang kali membantah klaim keliru pihak lain.
Berdasarkan materi yang telah diperoleh sejauh ini, kami akan segera menempuh prosedur hukum perdata maupun pidana yang diperlukan, guna memastikan fakta-fakta terkait kasus ini terungkap dengan jelas.
Akhir kata, kami sangat memohon agar Anda menahan diri dari spekulasi gegabah serta penyebaran atau penyebarluasan kembali klaim yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dapat menimbulkan dampak buruk lebih lanjut, tidak hanya bagi sang aktor, tetapi juga bagi semua pihak yang terlibat dalam masalah ini."