
Kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias tanggapi unggahan kekecewaan Deddy Corbuzier atas kasus yang menimpa kliennya, Rabu (20/12/2023). (YouTube Intens Investigasi) (YouTube Intens Investigasi)
JawaPos.com - Pengakuan aktor Ammar Zoni bahwa dirinya dan teman-temannya mendapat penyiksaan dari dipukul hingga disetrum supaya mengakui perbuatan yang tidak mereka lakukan, terkait kasus dugaan peredaran narkoba di Rutan Salemba Jakarta Pusat, mendapat sorotan publik.
Kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, mengatakan bahwa pernyataan Ammar Zoni yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) seharusnya tidak dapat dijadikan pegangan hukum. Pasalnya, Ammar Zoni membuat pengakuan tidak secara bebas karena berada di bawah tekanan.
"Pengakuan dalam keadaan disiksa itu cacat demi hukum," kata Jon Mathias.
Dia mengatakan penyiksaan terhadap seseorang supaya mengakui suatu perbuatan atas kasus yang sedang diselidiki bertentangan dengan aturan. Jon Mathias meminta kasus penyiksaan ini didalami lebih lebih lanjut untuk membuktikan kebenarannya.
"BAP dengan penekanan, dengan siksaan, itu pelanggaran SOP, bertentangan dengan Perkap Kapolri," ungkapnya.
Saat disinggung apakah Ammar Zoni memiliki bukti atas pengakuan penyiksaan yang dialaminya, Jon Mathias masih enggan bicara terus terang.
"Itu kan pengakuan Ammar apa yang terjadi sama dia. Semoga saja dia ada bukti," ungkapnya.
Sebelumnya, Ammar Zoni membuat pengakuan mengejutkan di persidangan bahwa dirinya dan terdakwa lain dipukul hingga disetrum, dipaksa untuk mengakui perbuatan yang tidak mereka lakukan. Ammar juga mengaku barang bukti narkoba yang ditemukan di atas pintu sel tahanan bukan miliknya.
Mendapat penekanan dan penyiksaan, Ammar Zoni akhirnya memberikan keterangan dalam BAP yang tidak sesuai dengan keinginannnya.
Untuk membuktikan ada tidaknya penyiksaan terhadap dirinya, Ammar Zoni memohon kepada majelis hakim untuk dihadirkan rekaman kamera CCTV pada tanggal 3 Januari 2025 dari Rutan Salemba Jakarta Pusat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022