
KPI memberikan teguran pada Brownis./ instagram: kpipusat
JawaPos.com - Program Brownis mendapatkan sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat gegara Ivan Gunawan.
KPI memberikan teguran lantaran Ivan Gunawan dituding mengenakan pakaian menyerupai perempuan.
KPI Pusat memberikan sanksi untuk program Brownis karena dianggap menormalkan laki-laki yang bergaya menyerupai perempuan.
Teguran yang dijayuhkan KPI pada program tayangan Trans TV tersebut berupa sanksi administratif atau merupakan teguran tertulis.
"Program ini kedapatan menampilkan adegan yang mengarah pada penormalan laki-laki bergaya perempuan yang dipertontonkan kepada khalayak," demikian keterangan KPI dalam unggahannya di Instagram.
Program tersesebut mendapatkan sanksi teguran karena melanggar etika dan norma yang diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012.
Pelanggaran dilakukan program ini pada 30 Oktober 2023 tepatnya pada pukul 12.38 WIB. "Berupa penampilan a.n Ivan Gunawan menggunakan pakaian, riasan, aksesoris, dan bahasa tubuh kewanitaan," jelas KPI.
Selain itu, KPI Pusat juga telah meminta Trans TV untuk memberikan klarifikasi pada 12 Desember 2023. Dan klarifikasi tersebut menjadi catatan bagi KPI dalam rapat pleno terkait penjatuhan sanksi.
"KPI meminta Trans TV untuk melakukan perbaikan internal dan tidak lagi mengulangi pelanggaran yang sama," tegas KPI.
Atas unggahan KPI tersebut terkait sanksi yang dijatuhkan, netizen menanggapinya beragam. Ada yang setuju atas hal tersebut agar tayangan televisi tidak menormalkan laki-laki berpakaian mirip perempuan atau sebaliknya.
Ada juga yang tidak setuju karena apa yang dikenakan Ivan Gunawan dianggap merupakan unisex.
"Setuju sih, jangan menormalkan hal semacam itu. Lama lama semakin banyak yang pengen terkenal dengan bergaya kewanitaan," komentar salah satu netizen.
"Kok Lucinta Luna nggak kena tegur? Banyak kok yang melehoy-melehoy. Jadi kalau mau negur yang adil @kpipusat menurutku begitu. Kasihan jangan cuma berat sebelah," komentar yang lainnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
