Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 November 2025 | 01.35 WIB

Sarwendah Pastikan Ambil Langkah Hukum Jika Rumahnya Kembali Didatangi Debt Collector

Ruben Onsu menyatakan Sarwendah termasuk orang yang tidak bisa diajak keluar rumah datang ke sebuah acara secara dadakan./Instagram Sarwendah - Image

Ruben Onsu menyatakan Sarwendah termasuk orang yang tidak bisa diajak keluar rumah datang ke sebuah acara secara dadakan./Instagram Sarwendah

JawaPos.com-- Sarwendah sangat terganggu dengan kedatangan dua orang debt collector ke rumahnya pada Jumat, 7 November 2025, terkait cicilan mobil milik Ruben Onsu yang diduga menunggak pembayarannya.

Sarwendah keberatan didatangi debt collector karena sudah tidak ada ikatan perkawinan dengan Ruben Onsu. Selian itu, mantan anggota Cherrybelle sangat keberatan karena debt collector sempat berkata kasar dan membentak, membuat anak-anaknya jadi syok bahkan ketakutan.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, meminta kliennya untuk tidak membuka pintu apabila debt collector kembali datang ke rumah. Karena mobil itu dibeli oleh Ruben Onsu setelah masa perkawinan selesai.

"Kalau ada debt collector datang lagi, kami sarankan untuk tidak usah buka pintu. Klien kami punya hak untuk menerima atau menolak orang yang datang ke rumah," kata sang pengacara.

Jika ada upaya pemaksaan untuk tetap masuk ke dalam rumah Sarwendah, bagi pengacaranya, itu merupakan tindak pidana. Pihak Sarwendah menegaskan akan menempuh upaya hukum apabila peristiwa itu benar-benar terjadi.

"Kalau tidak dikasih masuk, tapi ada pemaksaan dan segala macam, tentu kami akan melakukan upaya hukum. Baik ke pihak yang terkait maupun kepada pihak, dept collector, pasti kami akan melakukan upaya hukum," ungkapnya.

Pihak Sarwendah melihat ada yang aneh dan janggal di balik kedatangan debt collector. Karena orang yang membeli mobil bukan Sarwendah dan alamat rumah yang tercantum bukan beralamat di rumah Sarwendah.

Pihak Sarwendah menduga, ada pihak yang sengaja mengarahkan debt collector itu supaya mendatangi rumah perempuan berusia 36 tahun tersebut untuk tujuan tertentu.

"Sepertinya sengaja dilempar informasi mobil itu katanya ada di tempat klien kami gitu.Klien kami tidak tahu soal mobil itu sama sekali karena dibeli setelah cerai," ungkapnya.

Saat disinggung kepentingan atau tujuan apa jika pihak tertentu sengaja mengarahkan debt collector supaya mendatangi rumah Sarwendah, pihak kuasa hukum tidak memberikan jawaban begini.

"Kan ada hak dan kewajiban pasangan yang bercerai," katanya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore