SM Entertainment dinilai abaikan kontroversi iklan Mark dengan McDonald’s. (Koreaboo)
JawaPos.com - Kontroversi yang melibatkan Mark NCT kembali menjadi sorotan setelah sebuah insiden dalam siaran langsung grup baru-baru ini dianggap memperlihatkan bagaimana SM Entertainment mengabaikan kritik publik.
Melansir laman Koreaboo, pada awal September lalu, Mark resmi diumumkan sebagai bintang iklan McDonald’s.
Namun, kerja sama tersebut langsung menuai reaksi keras dari penggemar internasional karena McDonald’s menjadi salah satu target boikot pro-Palestina.
Pemboikotan ini dipicu oleh laporan bahwa salah satu pemilik waralaba McDonald’s di Israel secara terbuka menyatakan akan memberikan makanan gratis untuk tentara Israel Defense Forces (IDF) serta rumah sakit di Israel.
Menurut laporan Newsweek, waralaba tersebut bahkan telah mendedikasikan lima gerai khusus untuk program itu dan menyumbangkan lebih dari 100 ribu makanan.
Meskipun McDonald’s bukan bagian dari daftar resmi target boikot BDS (Boycott, Divestment, and Sanctions) Movement, organisasi tersebut memasukkannya ke dalam daftar boikot organik yang dianjurkan.
Situasi ini membuat keterlibatan Mark dalam kampanye iklan McDonald’s dipandang bermasalah oleh sebagian besar penggemar, yang kemudian mendesak SM Entertainment untuk segera menghentikan kerja sama tersebut.
Namun, hingga kini, perusahaan belum memberikan tanggapan resmi, sehingga menimbulkan kekecewaan dan kritik yang semakin besar.
Ketegangan kembali mencuat setelah sebuah siaran langsung NCT DREAM pasca konser.
Dalam siaran tersebut, para anggota berbincang tentang berbagai hal, termasuk proyek individu masing-masing.
Saat itu, Renjun sempat menyebutkan bahwa ia ingin membicarakan sesuatu tentang Mark, sebelum kemudian menyebut bahwa Mark memiliki iklan McDonald’s.
Namun, setelah mengatakannya, Renjun tampak menoleh ke belakang kamera dan buru-buru menutup mulutnya.
Suasana pun mendadak canggung, dan ia mengaku tidak bisa melanjutkan pembicaraan.
Beberapa anggota lain juga terlihat melirik ke arah belakang kamera, seolah mencari arahan dari staf.
Momen singkat itu pun langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar.
Banyak yang meyakini bahwa staf memberi sinyal agar para member tidak membahas iklan tersebut, yang dianggap semakin membuktikan bahwa perusahaan sadar akan kontroversi tetapi memilih bungkam.
Insiden ini membuat kemarahan fans semakin memuncak, karena mereka menilai SM Entertainment tidak menunjukkan kepedulian terhadap tuntutan publik.
Selain itu, reaksi canggung para anggota NCT DREAM juga ikut dikritik.
Sebagian penggemar mempertanyakan mengapa para member tidak menanggapi dengan lebih serius, meskipun ada juga yang memahami bahwa mereka berada dalam situasi sulit karena kendala manajemen.
Kasus ini semakin menyoroti hubungan rumit antara industri hiburan, kontrak iklan, dan sensitivitas sosial global.
Bagi banyak penggemar, insiden ini menjadi bukti nyata bahwa SM Entertainment masih enggan mendengarkan suara mereka, meski gelombang kritik terus menguat.