Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 05.41 WIB

Mark NCT Kehilangan Ribuan Pengikut Instagram Usai Terlibat Promosi McDonald yang Menuai Kecaman Global

Mark NCT. (Instagram @onyourm_ark)

JawaPos.com – Mark yang merupakan member grup NCT mengalami penurunan jumlah pengikut Instagram secara signifikan.

Dilansir dari laman Koreaboo pada Kamis (11/9), Fenomena ini terjadi setelah munculnya kabar kerja sama iklan antara Mark dan McDonald’s Korea Selatan.

Banyak penggemar merasa kecewa karena merek tersebut tengah menjadi sorotan boikot internasional. Data pemantauan media sosial menunjukkan jumlah pengikut Mark terus berkurang sejak 9 September.

Pengurangan ini terjadi beberapa jam setelah beredarnya poster promosi produk pizza McDonald’s yang menampilkan dirinya. 

Kode QR pada poster tersebut mengarah ke laman yang belum tersedia, memicu spekulasi, seperti dikutip pada akun Instagram @koreanophiles

Penggemar menilai kerja sama itu tidak peka terhadap isu kemanusiaan di Palestina. McDonald’s dikritik karena waralaba Israel-nya menyediakan makanan gratis untuk tentara dan rumah sakit Israel.

Situasi tersebut memicu boikot organik yang berkembang luas di berbagai negara. Walaupun kesepakatan merek biasanya menjadi pencapaian positif, kali ini justru menimbulkan reaksi negatif.

Banyak pengguna media sosial menilai Mark seharusnya memahami konteks konflik yang sedang berlangsung. Keaktifan Mark di dunia maya membuat kritik semakin tajam.

Tagar yang menyerukan berhenti mengikuti akun Mark menjadi tren di platform X. Penggemar dari berbagai negara menyatakan kekecewaan dan menyerukan boikot personal terhadap Mark.

Aksi ini membuat angka pengikutnya menurun dalam waktu singkat. SM Entertainment selaku agensi belum memberikan tanggapan resmi terkait kemitraan tersebut.

Ketidakjelasan ini menambah ketegangan antara penggemar dan manajemen artis. Banyak yang mendesak agensi agar segera memberikan klarifikasi.

Hingga kini, jumlah pasti penurunan pengikut belum diumumkan secara resmi. Namun, pantauan langsung menunjukkan ribuan akun berhenti mengikuti setiap jamnya. Kasus ini menjadi sorotan besar di industri hiburan Korea Selatan dan internasional.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore