
Foto P Diddy. (Getty Images/Samir Hussein)
JawaPos.Com - Sean Combs, sosok multitalenta yang dikenal dengan banyak nama, termasuk P Diddy, Puff Daddy, dan lainnya.
Menelusuri harta P Diddy, ia diperkirakan memiliki kekayaan bersih sekitar $600 juta atau setara Rp9,3 triliun pada tahun 2024.
Namun, angka kekayaan P Diddy, kini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Untuk diketahui, penurunan harta kekayaan P Diddy sebagian besar disebabkan oleh beberapa faktor kunci yang mempengaruhi aliran pendapatan dan reputasi bisnisnya.
Dikutip dari parade.com, salah satu penyebab utama penurunan kekayaan Combs adalah berakhirnya kemitraan yang sangat menguntungkan dengan perusahaan minuman multinasional Diageo.
Kemitraan ini, yang berpusat pada merek Cîroc Vodka dan kemudian DeLeón Tequila, menjadi pilar utama dari kesuksesan finansial Combs selama bertahun-tahun.
Mulai dari tahun 2007, Cîroc Vodka telah menjadi salah satu pendukung utama penghasilan Combs, dengan laporan pendapatan tahunan lebih dari Rp 930 miliar.
Namun, pada awal tahun 2024, hubungan ini resmi berakhir setelah perselisihan hukum mengenai manajemen merek DeLeón yang dimulai sejak Mei 2023.
Di usia hampir dua dekade, kemitraan ini telah berakhir, dan efeknya jelas terlihat pada kekayaannya.
Selain itu, pada bulan September 2024, Sean Combs menghadapi penangkapan atas tuduhan berat, termasuk pelecehan, perdagangan manusia, pemerasan, dan beberapa tuduhan serius lainnya.
Peristiwa ini berdampak besar terhadap reputasi dan karier bisnisnya. Tak hanya menyebabkan Combs berurusan dengan pengadilan, tetapi juga menghancurkan beberapa kemitraan bisnis lainnya.
Berbagai perusahaan memutuskan hubungan mereka dengan Combs, yang semakin menggerus sumber pendapatan dan memengaruhi kekayaannya secara keseluruhan.
Combs juga menghadapi tantangan dari keputusan bisnis lainnya yang kurang menguntungkan. Revolt TV, jaringan penyiaran digital yang didirikannya pada tahun 2013, sempat membawa peningkatan kekayaannya hingga sekitar Rp3 triliun.
Namun, pada akhir 2023, Combs memutuskan untuk mundur sebagai ketua perusahaan tersebut, setelah menghadapi tiga tuntutan hukum yang menuduhnya melakukan penyerangan seksual. Dengan mundurnya Combs, Revolt TV kehilangan pendorong utamanya, dan hal ini pun menjadi bagian dari deretan pukulan terhadap portofolio bisnisnya.
Tidak hanya di dunia hiburan dan minuman, Sean Combs juga sempat menikmati kesuksesan di industri mode dengan label pakaian "Sean John."

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
