Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Agustus 2024 | 20.50 WIB

Kecewa Berat ke Jokowi, Acha Septriasa: Apakah Kekuasaan Benar-benar Mengendalikan Nafsu

Acha Septriasa./Abdul Rahman - Image

Acha Septriasa./Abdul Rahman

 
JawaPos.com - Artis Acha Septriasa termasuk salah satu pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan selalu memilihnya dalam 2 kali Pilpres pada tahun 2014 dan 2019. Namun, Acha Septriasa menyebut, Jokowi mengakhiri kekuasaannya dengan sangat mengenaskan dimana kekuasaan telah membuat mantan Gubernur DKI Jakarta itu sama sekali berubah dari awal kemunculannya dulu.
 
"Setelah harum 'katanya' nama pemimpin kita, berakhir mengenaskan seperti ini. Siapa yang sangka, kekecewaan ini bukan milik yang berseberangan pilihan saja, tapi yang turut memilih dia pun kecewa," ujar Acha Septriasa dalam unggahanya di Instagram.
 
Aktris yang sempat disebut-sebut sebagai aktris termahal pada masanya ini menyebut sejumlah program Jokowi yang merugikan rakyat. Misalnya Undang Undang Cipta Kerja dan TAPERA.
 
 
Acha Septriasa juga menyebut, perubahan aturan dalam pemilihan umum lewat MK yang kemudian memuluskankan Gibran menjadi Cawapres Prabowo Subianto tidak lepas dari orkestrasi yang telah diskenariokan Jokowi.
 
"Sekarang pemilihan pemimpin daerah pun masih belum jelas ujungnya keputusan seperti apa yang akan diketok nantinya. Apa beliau ini lupa? Apakah kekuasaan benar-benar mengendalikan nafsu manusia segitu parahnya," keluh Acha Septriasa.
 
"Lantas, apa yang diinginkan dari semua ini. Kalau mati hanyalah tinggal nama. Apakah ini nama yang anda akan tinggalkan Pak @jokowi," imbuhnya.
 
Acha Septriasa mengakui dirinya merupakan pendukung Jokowi selama 2 periode. Kendati demikian, dia memilih tidak follow Jokowi dan lebih senang membaca pemberitaan tentang Jokowi dan perkembangan negara  dari pemberitaan media. 
 
"Saya mulai merasa bahwa apa yang Bapak posting di platform  media sosial Bapak, selalu berbeda dengan keadaan di lapangan. Apa yang Bapak inginkan buat rakyat di rapat-rapat dan saat wawancara wartawan, seolah berbeda dengan apa yang Bapak sedang rencanakan di Istana," tuturnya..
 
"Apa benar banyak desas desus ini hanya untuk menyingkirkan 'orang Blbaik'? Dahulu, saya percaya. Sayangnya sekarang tidak lagi," tandas Acha Septriasa.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore