
Prabowo Mondardo dan ibunya, Ernawati saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (4/7).
JawaPos.com - Ibunda Prabowo Mondardo alias Bowo Alpenliebe, Ernawati, tak menyangka anaknya akan menjadi populer. Di satu sisi, dia mengaku bangga akan anaknya. Namun, di sisi lain, dia sedih karena banyaknya warganet yang mem-bully putranya tersebut.
"Ngerasa senang iya, ada yang nge-fans, saya bangga. Cuma banyak haters yang bully anak saya. Itu tolong di Stop. Anak saya nggak salah, masalah foto dan meet and greet yang viral anak saya tidak menerima sepeser pun," ungkap Ernawati di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (4/7).
Diakuinya, selain kata-kata kasar yang dilayangkan ke anaknya, banyak juga yang berusaha menyakiti sang anak. Merasa sangkat khawatir akan keselamatan Bowo, dia pun memutuskan berhenti bekerja sebagai cleaning service, sehingga bisa lebih memperhatikan ke manapun anaknya pergi.
"Saya berenti kerja karena sayang sama anak saya, buat jagain anak saya. Supaya ada pelindung kalau pergi ke mana-mana, ada yang jagain, ada yang perhatiin," ungkap sang Ibu dengan suara berat.
Menurut Ernawati, sebelum Bowo menjadi terkenal, sang anak bebas main ke mana saja. Dia pun tak khawatir. Tetapi, setelah terkenal dan isu menarik bayaran, maraknya perundungan yang dialamatkan pada putranya.
"Biasanya sebelum kejadian ini (viral) dia mah main-main kemana saja saya nggak khawatir. Cuma sekarang kenapa anak saya banyak yang bully, ada yang berusaha memukul, mencekik. Itu yang bikin saya nggak tenang. Makanya sejak kejadian ini saya berenti kerja. Dia jalan saja ada yang ngikutin," tuturnya.
Bowo sendiri pun mengaku tak menyangka keisengannya bermain Tik Tok menjadi viral. Ernawati mengungkapkan bahwa sang anak tak memedulikan ketenaran karena hanya menyukai permainan aplikasi tersebut.
"Fans-nya itu mah (yang berlebihan), Bowo mah nggak ngerti apa-apa. Dia mah asyik saja main Tik Tok," papar Ernawati.
Diketahui sebelumnya, Bowo mulai bermain aplikasi hiburan tersebut sejak usianya 11 tahun. Saat itu dia masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Kini, genap dua tahun dia mahir hingga viral menyanyi lipsync berkatnya. Dengan gerakan-gerakan menjulurkan lidah, memainkan kedua tangan dan jari-jarinya, aksi Bowo tersebut mengundang para warganet berkomentar.
Aksinya kemudian menjadi viral dan di-bully dewasa ini lantaran tiket meet and greet untuk sekadar bersalaman dan foto bersama dikenai tarif sebesar Rp 80 ribu. Meskipun, sudah diklarifikasi bahwa itu adalah ulah admin yang tidak bertanggung jawab. Sementara Bowo hanya diundang dan tidak mendapat upah sepeser pun.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
