Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 April 2024 | 01.23 WIB

Keluarga Korban Bantah Film Horor VINA Dianggap Bagian dari Eksploitasi Penderitaan dan Trauma

Marliana selaku saudara kandung mendiang Vina secara tegas membantah tuduhan bahwa film garapan sutradara Anggy Umbara melakukan eksploitasi penderitaan Vina dan rasa trauma dari pihak keluarga. - Image

Marliana selaku saudara kandung mendiang Vina secara tegas membantah tuduhan bahwa film garapan sutradara Anggy Umbara melakukan eksploitasi penderitaan Vina dan rasa trauma dari pihak keluarga.

 
JawaPos.com - Dalam perilisan trailer resmi film VINA: Sebelum 7 Hari di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/4), keluarga mendiang Vina yang korban geng motor di Cirebon turut hadir dan angkat bicara di hadapan awak media.
 
Marliana selaku saudara kandung mendiang Vina secara tegas membantah tuduhan bahwa film garapan sutradara Anggy Umbara melakukan eksploitasi penderitaan Vina dan rasa trauma dari pihak keluarga. Dia sama sekali tidak sependapat dengan opini yang sempat berkembang di media sosial beberapa waktu belakangan.
 
Menurut Marliana, kehadiran film VINA: Sebelum 7 Hari justru membawa manfaat adanya kemungkinan kasus kematian Vina diingat lagi oleh publik sehinga kasusnya bisa diungkap sampai tuntas oleh pihak berwajib.
 
"Kami perlu waktu berhari-hari untuk diskusi. Tapi siapa yang akan mengenang Vina kalau tidak difilmkan? Saat ini masih ada tersangka di luar berkeliaran belum tertangkap. Kalau Vina dilupakan, siapa yang akan memberikan keadilan?" kata Marliana di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Kamis (18/4).
 
Terkait trauma yang dialami keluarga, Marliana mengakui pihak keluarga memang tidak akan pernah bisa melupakan tragedi meninggalnya Vina yang dibunuh secara keji dan mendapat kekerasan seksual sebelum meninggal. 
 
"Sedih. Tapi setidaknya dengan difilmkan akan makin banyak orang yang ingat dan mendoakan," ujar Marliana lebih lanjut.
 
Dengan adanya film VINA: Sebelum 7 Hari, diharapkan para pelaku ditangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan keji yang telah dilakukan terhadap Vina.
 
"Harapan saya untuk pelaku, saya minta secepatnya ditangkap karena sudah beberapa tahun belum ada titik terang untuk keluarga kami. Aneh saja sih sudah beberapa tahun belum ada titik terang," tuturnya.
 
Kepada pelaku yang masih berkeliaran di luar sana, dia menyampaikan pesan sebaiknya mereka menyerahkan diri. "Saya pengen mereka merasakan apa yang adik saya rasakan waktu itu," ujarnya.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore