Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Agustus 2023 | 06.14 WIB

Publik Figur hingga Youtuber Ramai-ramai Keluhkan Polusi Udara di Jakarta yang Kian Parah

Deretan gedung bertingkat di kawasan Sudirman, Jakarta, tampak diselimuti kabut, Selasa (11/10/22). Polusi udara Jakarta pada Selasa (11/10), dalam kategori tanda warna merah. Berdasarkan data Real-time Air Quality Index (AQI), Konsentrasi PM2.5 di udara - Image

Deretan gedung bertingkat di kawasan Sudirman, Jakarta, tampak diselimuti kabut, Selasa (11/10/22). Polusi udara Jakarta pada Selasa (11/10), dalam kategori tanda warna merah. Berdasarkan data Real-time Air Quality Index (AQI), Konsentrasi PM2.5 di udara

JawaPos.com – Polusi udara di Jakarta yang makin parah membuat sejumlah publik figur mencurahkan keluhan di media sosial. Mereka meminta Pemerintah untuk memperhatikan masalah polusi udara dan menagih tindakan untuk menguranginya.

Ditunjukkan melalui iqair.com, Jakarta termasuk dalam kondisi ‘tidak sehat bagi kelompok sensitif’ diketahui rata-rata Indeks Kualitas Udara (AQI) capai 127, dengan konsentrasi partikulat (PM2.5) sebesar 46 yang berarti lebih tinggi 9.2 kali lipat dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kualitas udara di Jakarta yang memburuk semakin dikeluhkan sejumlah publik figur. Seperti dalam unggahan Twitter @addiems membagikan tangkapan layar AirVisual dan Nafas yang menunjukkan AQI di Jakarta didominasi warna merah.

Dikutip JawaPos.com dari akun X @addiems “Pak @jokowi … tolong, Pak… Polusi udara Jakarta parah sekali. Ini kondisi pk 3.30 pagi tadi yg terlihat di apps AirVisual & Nafas,” tulis Addie MS, Senin (7/8).

Komedian Mo Sidik juga membagikan video penampakan polusi udara di Jakarta dengan menambahkan caption “Ini polusi udara Jakarta gak ada yg mau urusin ya? Kayak dibiarin aja bertahun-tahun,” tulisnya dalam akun Twitter @mosidik, Senin, (7/8).

Diungkap Youtuber Leonardo Edwin dalam unggahan foto Twitter, menunjukkan kepulan asap yang tertiup angin ke arah barat. Leo menyatakan foto tersebut diambil di atas Karawang. Pergerakan angin tersebut dapat menjadi penyebab adanya perpindahan polutan dari satu daerah ke daerah lainnya.

Aktivitas di area dengan tingkat polusi udara yang tinggi tidak dapat dihindari oleh sebagian orang. Lung.org membagikan tips yang dapat dilakukan untuk menjaga diri dari polusi udara, beberapa diantaranya:

  1. Periksa perkiraan polusi udara harian di daerah tempat tinggal.
  2. Hindari berolahraga di luar ruangan ketika tingkat polusi udara menunjukkan angka yang tinggi.
  3. Selalu hindari berolahraga di sekitar daerah dengan lalu lintas tinggi.
  4. Hindari membakar kayu ataupun sampah.
  5. Larang siapapun merokok di dalam ruangan dan bantu wujudkan semua tempat umum bebas tembakau.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore