Logo JawaPos
author-avatar - Image
Dery Ridwansah
Kamis, 17 September 2026 | 11.53 WIB

Wayang On The Street Mempertemukan Seni Tradisi dan Jejak Sejarah

Wayang On The Street (WOTS) yang di Pentaskan oleh Wayang Orang Ngesti Pandowo dengan latar belakang bangunan cagar budaya Gedung Yayasan Kanisius,Kota Lama Semarang, Minggu (13/9/2026)
1 / 9
Wayang On The Street (WOTS) yang di Pentaskan oleh Wayang Orang Ngesti Pandowo dengan latar belakang bangunan cagar budaya Gedung Yayasan Kanisius,Kota Lama Semarang, Minggu (13/9/2026)

Wayang On The Street Mempertemukan Seni Tradisi dan Jejak Sejarah Wayang tak selalu harus hadir di balik kelir atau panggung pertunjukan.

Di ruang terbuka, di antara lalu lalang warga dan bangunan tua, seni tradisi itu justru menemukan cara lain untuk menyapa publik.

Suasana tersebut tergambar dalam Wayang On The Street (WOTS) yang digelar dengan latar belakang bangunan cagar budaya Gedung Yayasan Kanisius, Kawasan Kota lama Semarang,Jawa Tengah, Minggu (13/9/2026).

Penonton disuguhi parade lakon hingga flashmob Tari Gugur Gunung sebelum memasuki cerita utama Dharma Kurusetra,Lakon tersebut menyoroti pengorbanan Abimanyu dalam Perang Baratayudha yang di pentas kan dari berbagai Komunitas dari Semarang antar lain, Klub Merby,Sanggar Wayang Orang Ngesti Pandowo dan Sanggar tari Sobokarti.

(Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Album Lainnya
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore