Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 00.28 WIB

Fasilitas Rusun di IKN Komplet, ASN Cukup Bawa Koper

FASILITAS PENDUKUNG: Istana Garuda tampak di kejauhan dilihat dari Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan. (OTORITA IKN) - Image

FASILITAS PENDUKUNG: Istana Garuda tampak di kejauhan dilihat dari Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan. (OTORITA IKN)

SECARA bertahap, aparatur sipil negara (ASN) akan dimobilisasi pindah ke IKN. Fasilitas tempat tinggal berupa rumah susun sudah disiapkan. Untuk sementara, fasilitas tersebut difungsikan sebagai salah satu infrastruktur penunjang peringatan HUT Ke-79 RI.

Total, hunian tersebut memiliki 47 tower. Perinciannya, 31 tower untuk ASN dan 16 tower lainnya untuk Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Saat ini sudah dirampungkan 12 tower. Masing-masing memiliki 12 lantai. Total, setiap rusun memiliki 60 unit apartemen. Di setiap lantai terdapat lima unit apartamen dengan tiga kamar di dalamnya. Masing-masing tower, seperti Rusun ASN 1, telah dikontrak menggunakan dana APBN dengan kontrak fisik senilai Rp 1,7 triliun.

”Sebanyak 12 rusun ASN ini akan siap digunakan dalam 17 Agustus nanti sebagai tempat menginap pasukan dan petugas upacara,” ungkap Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan IKN Danis Hidayat Sumadilaga.

Secara keseluruhan, proyek tersebut akan menyediakan 2.820 unit apartemen yang mampu menampung lebih dari 8.460 orang. ”Proses konstruksi telah berjalan selama 19 bulan dan ditargetkan selesai pada akhir 2024,” sambungnya.

Secara lebih detail, PPK Rusun ASN 1 Ricky Fernandez yang mendampingi awak media melihat ruangan di dalam apartemen menjelaskan, setiap unit seluas 98 meter persegi tersebut memiliki teknologi pintar. Mulai handle pintu masuk yang menggunakan kunci magnetis dan password hingga teknologi listrik yang bisa dikontrol melalui ponsel.

Disediakan pula intercom sehingga penghuni bisa melihat tamu tanpa harus membuka pintu terlebih dulu. ”Setiap unit apartemen sudah full furniture. Jadi, ASN datang ke sini cukup bawa koper,” sebutnya.

Sebagaimana dilaporkan Kaltim Post, begitu memasuki apartemen, sudah tampak dua meja, satu kursi, dan rak yang bisa digunakan sebagai ruang baca atau kerja. Di sisi kanan ada lemari susun. Tanpa ada sekat, setelahnya terdapat ruang tamu lengkap dengan televisi, meja, dan sofa.

Lalu, ada ruang makan lengkap dengan meja dan kursi. Material furnitur didominasi kayu dengan konsep minimalis. Untuk penyejuk ruangan, digantung kipas angin. ”Di ruang tamu sengaja tidak kita pasang AC karena aliran udara bisa langsung berasal dari luar. Ada pintu kaca di sana yang bisa dibuka untuk menuju balkon. Ini juga bentuk ramah lingkungan dan hemat listrik,” paparnya.

Satu apartemen memiliki tiga kamar tidur. Satu kamar tidur utama dengan double bed yang memiliki balkon. Lalu, dua kamar single bed untuk anak-anak.

Setiap kamar dilengkapi AC, lemari, meja, dan kursi. Lalu, ada dua kamar mandi dilengkapi shower dan toilet duduk. Air yang keluar bisa diatur suhunya.

Dapur menyatu dengan ruang makan. Di situ tersedia kulkas dan kompor gas yang di atasnya terdapat ventilasi untuk membuang asap. Namun, tidak tersedia peralatan masak. Hanya ada teko dan cangkir yang berada di dekat wastafel cuci piring. Dilengkapi keran air yang bisa diminum langsung.

Ruangan terakhir adalah ruang mencuci yang dilengkapi mesin cuci dan gantungan menempel tembok untuk menjemur pakaian.

Rencananya, mobilisasi ASN ke IKN dimulai pada Oktober tahun ini. Pemindahan itu molor untuk kali kesekian dari jadwal yang diagendakan sebelumnya, mulai Juli hingga September.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore