
PROYEK JANGKA PANJANG: Potrer dari udara istana kepresidenan di kawasan inti Ibu Kota Nusantara yang diambil pada Juli 2024. (AFP)
JawaPos.com - Pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) masih tahap awal. Pemerintahan baru menyatakan komitmen untuk menyempurnakan infrastruktur pendukung. Esok (17/8) upacara detik-detik proklamasi di lapangan Istana Garuda akan menjadi catatan sejarah.
Istana Garuda tampak paling menonjol di antara sekian bangunan yang telah berdiri di kawasan inti IKN. Bangunan paling besar dengan warna hitam yang di sisi kanan kirinya ada lekuk-lekuk mirip sayap. Dari jauh tidak terlihat kepala garuda. Namun, jika dicermati dari jarak lebih dekat, ada bentuk kepala burung yang sedang menunduk. Sayapnya yang melengkung seolah sedang memeluk.
Jika dilihat lebih dekat lagi, ada bangunan di dalam tubuh garuda. Itulah bangunan Istana Garuda, tempat presiden RI berkantor, yang terdiri atas empat lantai.
Jawa Pos yang mengunjungi IKN pada 12–14 Agustus sempat masuk ke sana. Nuansa kayu, emas, dan warna krem begitu kuat. Seluruh daun pintunya terbuat dari kayu. Bahkan sampai pintu bilik kamar mandinya. Sementara itu, lantainya berasal dari marmer warna krem yang di beberapa ruangan ada aksen gelap.
Jendela besar membuat ruangan tak perlu banyak lampu. Cahaya dari luar bisa menerobos masuk. Selain itu, ada balkon yang cukup luas di beberapa ruangan.
Di depan Istana Garuda terdapat Istana Negara. Ini yang bakal dijadikan hunian presiden. Nuansa putih mendominasi meski ada aksen kayu di beberapa bagian.
Dua tempat itu masih tahap finishing. Pekerja masih menyelesaikan beberapa detail. Ada ruangan yang belum bisa dimasuki karena masih dalam pengerjaan. Furnitur juga belum lengkap. Listrik dan air tersedia meski belum maksimal.
Dari istana kepresidenan terlihat bangunan lain. Sumbu kebangsaan yang merupakan taman terbuka terlihat asri. Sayap dan tiang bendera di memorial park terlihat dari sini. Begitu juga gedung menteri koordinator dan rumah susun ASN yang belum selesai dibangun bisa dilihat dari tempat ini.
Jalan di IKN masih didominasi jalan tanah. Aspal hanya ada di kawasan inti pemerintah. Jalan aspal begitu lebar. Itu menjadi syarat agar autonomous rail transit (ART), kendaraan umum yang mengandalkan magnet sebagai penggeraknya, bisa dioperasikan.
Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan IKN Danis Hidayat Sumadilaga menyatakan, pembangunan itu baru tahap I. Targetnya 2022 sampai 2024. ”Tahapan ini diatur dalam Perpres 63/2022. Tahap I ini adalah membangun infrastruktur dasar,” ungkapnya saat ditemui Selasa (13/8).
Infrastruktur dasar itu, antara lain, air bersih, bendungan, jalan tol, dan kantor presiden. Ada juga kantor kementerian koordinator serta hunian bagi ASN.
Danis mengakui, kawasan istana memang yang paling dikebut. Kini tinggal finishing. Sementara itu, kantor kementerian koordinator masih sekitar 80 persen. Danis optimistis akan menyelesaikan pembangunan tahap I itu pada akhir 2024.
Rampungnya pembangunan sejumlah infrastruktur dasar itu menjadi ”modal” dihelatnya upacara HUT Ke-79 RI di IKN. Untuk kali pertama, upacara detik-detik proklamasi dilaksanakan di luar Jakarta. ”Sebelum 17 Agustus, tentu semua sudah siap,” kata Plt Kepala Otorita IKN sekaligus Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Dia memerinci sejumlah fasilitas yang telah terpenuhi untuk upacara di Istana Kepresidenan IKN. Mulai lapangan, podium, hingga tenda. Interior dan eksterior Istana Negara juga telah dipasang.
Presiden Joko Widodo menyebut IKN adalah proyek jangka panjang. Pembangunannya bertahap. ”Mungkin bisa 10, 15, atau 20 tahun,” katanya Rabu (14/8).

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
