
Presiden Joko Widodo Meresmikan Pembangunan Gedung Perkantoran BI di IKN (bi.go.id)
JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, bersama Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Kamis (2/11) menghadiri upacara peletakan batu pertama (ground breaking) untuk memulai pembangunan kantor pusat Bank Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Di awal pidatonya, Presiden Jokowi sekali lagi memberikan penjelasan mengenai alasan di balik pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara.
Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa pemindahan tersebut diperlukan karena Pulau Jawa menghadapi beban yang tinggi, baik dalam hal jumlah penduduk maupun aktivitas ekonomi yang berputar di sana.
Dikutip JawaPos.com dari laman website setneg.go.id, "Kita perlu yang namanya pemerataan, baik pemerataan pembangunan, pemerataan ekonomi, pemerataan infrastruktur,” ungkap Jokowi.
“Oleh sebab itu, sejak Presiden pertama Bung Karno sudah memiliki gagasan dan rencana untuk memindahkan Ibu Kota. Pak Harto juga sama ingin memindahkan ibu kota dari Jakarta," imbuhnya.
Sebagian besar dana untuk proyek pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar 80 persen akan didapat melalui skema kerjasama antara sektor publik dan swasta, yang dikenal dengan istilah Public-Private Partnership atau PPP.
Sementara 20 persennya akan disediakan oleh pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk infrastruktur dasar dan bangunan pemerintah.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan, kehadiran Gedung Perkantoran BI di IKN akan meningkatkan kepercayaan masyarakat, bisnis, dan investor.
Hal ini disebabkan oleh ketersediaan otoritas moneter, perbankan, dan sistem pembayaran yang telah siap mendukung pembangunan IKN, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
“Acara peletakan batu pertama ini adalah bukti nyata dari kesungguhan, komitmen, dan kesiapan kita dalam membangun IKN menjadi ibu kota yang memiliki standar dunia,” tambahnya.
Desain Gedung Perkantoran Bank Indonesia di Ibu Kota Nusantara mencerminkan esensi, filsafat, dan nilai-nilai penting Bank Indonesia, dengan memperhatikan prinsip keharmonisan dalam kesatuan.
Ini mencakup elemen-elemen seperti kesan yang ikonik dan futuristik, pendekatan cerdas dan berkelanjutan dalam bangunan.
Serta tetap memperhatikan nilai-nilai lokal, sehingga selaras dengan gagasan pembangunan IKN Nusantara yang menerapkan konsep Smart Forest City.
Peresmian pembangunan kompleks perkantoran BI di IKN dilakukan dengan tujuan mendukung inisiatif pengembangan IKN yang dicanangkan pemerintah.
Hal ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
