JawaPos.com - Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan seluruh sarana prasarana di IKN sudah bisa digunakan untuk mendukung Upacara HUT ke-79 RI pada 17 Agustus mendatang, kecuali bandara.
Sebelumnya, Bandara IKN dengan panjang runway 2.200 meter ditargetkan bisa selesai sebelum 17 Agustus sehingga bisa digunakan untuk mobilitas tamu undangan saat Upacara HUT ke-79 RI. Namun, proyek pembangunannya molor sehingga tidak bisa didarati pesawat dan baru bisa didarati oleh helikopter.
Basuki menyebut, runway Bandara IKN tercatat baru sepanjang 1.700 meter, sehingga masih kurang 300 meter untuk mencapai 2.200 meter. Pembangunan runway ini pun molor dari target disebabkan oleh hujan yang terus mengguyur IKN pada beberapa waktu lalu.
Meski begitu, Basuki memastikan pembangunan Bandara IKN masih terus dilakukan dengan pengerjaan yang dikawal selama 24 jam menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Proyek ini ditargetkan baru bisa rampung pada akhir Agustus mendatang.
"Mohon maaf karena bandara kita yang ada di IKN masih kurang 300 meter untuk 2.200 meter. Waktu itu target 2200 meter sampai dengan 17 Agustus, tapi karena kondisi hujan pada beberapa waktu lalu sekarang ini 24 jam kita kawal dengan TMC," ujar Basuki dalam konferensi pers bulan kemerdekaan dipantau secara daring, Kamis (1/8).
"Namun demikian sampai tanggal 14 nanti kira kira masih kurang 300 meter, sehingga belum bisa didarati oleh pesawat tapi dengan helikopter sudah bisa," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Bandara Ibu kota Nusantara (IKN) bisa beroperasi pada 1 Agustus 2024 mendatang. Namun karena molor, untuk penerbangan tamu negara selain menggunakan bandara IKN, juga akan digunakan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, di Kota Balikpapan.
Lebih lanjut, Budi Karya mengatakan, bahwa dalam dua bulan terakhir ada kendala pembangunan runway bandara IKN. Salah satunya akibat cuaca, sehingga terus dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). “Tadinya mestinya selesai, memang ada kemungkinan delay. Jadi kemungkinan untuk menggunakan Balikpapan itu ada. Tapi InsyaAllah akhir Agustus ini akan selesai,” ujarnya.
Budi Karya pun menjelaskan, bahwa dalam pengerjaan runway bandara IKN ada dua proses yakni runway dengan panjang 2.200 meter yang ditargetkan selesai akhir Agustus. Sementara runway bandara ultimate dengan panjang 3.000 meter ditargetkan selesai bulan Desember.
“Jadi gini, bandara ini kita bangun dengan dua size, size yang kita katakan akan hampir selesai itu 2.200 dan size yang ultimate pada bulan Desember itu 3.000. Jadi yang saya katakan hampir selesai itu yang 2.200,” jelasnya.
“Nah, kalaupun tidak selesai pada 17 Agustus, itu sampai akhir Agustus (ditargetkan) selesai 2200. Dan kita sudah menggelar runway sepanjang 3000, pekerjaannya akan diteruskan hingga akhir. (*)