
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.
JawaPos.com–Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyambut baik dan mendorong Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kalimantan Selatan, menjadi kampus ketahanan pangan nasional, pusat penelitian lahan basah, dan mangrove dunia.
”Jadi perintah Pak Rektor tadi, saya akan ketemu menteri pertanian dan menteri LHK agar rencana tersebut segera dieksekusi untuk kebaikan kampus,” kata Bahlil saat memberikan kuliah umum di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kalimantan Selatan, Kamis (2/5).
Kuliah Umum yang dihadiri 1.500 peserta itu, ULM mengangkat tema Potensi Investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional.
Menurut Menteri Bahlil yang juga mantan Ketua Umum Hipmi tersebut, perpindahan IKN ke Kalimantan akan menjadikan manfaat secara ekonomi bagi daerah-daerah penyangga seperti Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.
”Jadi kita mau pindahin IKN yang dapat manfaatnya siapa? Pertama Kalimantan, semua Kalimantan menjadi penyangga. Sekarang lihat, pertama ekonomi di Kaltara pasti ke depan akan dapat manfaat. Dan ini konsen tata kota yang paling baik, yang dipakai itu 30 persen, 70 persen alam. Ini salah satu kota terbaik di dunia. Saya disuruh memimpin investasinya,” ujar Bahlil.
Terkait perencanaan investasi di IKN Nusantara, Bahlil menjelaskan, klaster pertama investasi yang dipimpinnya memprioritaskan investor atau pengusaha dalam negeri. Kemudian klaster kedua diisi investor asing.
”Jangan pusat kotanya diambil oleh asing. Yakin dan percaya pemicu peradaban baru dalam pengelolaan kota dan investasi. Di sana kita pakai mobil listrik, yang dari PLTA. Indonesia kita bangun di wilayah-wilayah yang bukan hutan. Dan Kalsel itu masuk dalam investasi kurang lebih hampir Rp 7 triliun. Kita akan membangun pusat kawasan ekosistem industrialisasi dari batu bara dan kita dorong sektor hilirisasi pertanian dan perkebunan serta kelautan. Kalsel akan menjadi penyangga pertama IKN Nusantara,” tegas Bahlil.
Sebelumnya, Rektor ULM Ahmad Alim Bachri merencanakan ULM menjadi kampus ketahanan pangan nasional, pusat penelitian lahan basah, dan mangrove dunia. Sebab, keberadaan ULM di Kalimantan Selatan merupakan potensi gerbang utama bagi IKN Nusantara.
Dia menjelaskan, dalam perencanaan akan dibangun pelabuhan internasional. Selain itu, sebagai kampus, ULM diharapkan mampu berperan untuk mengamankan dari sisi lingkungan.
”Bukankah pelabuhan internasional IKN Nusantara akan berada di Kalsel, ada di Kabupaten Kota Baru yang akan dihubungkan jalan tol yang jarak tempuhnya 1,5 jam dari Penajam Paser Utara. Sehingga, ULM yang ada di sekitar pelabuhan dengan upaya untuk mengamankan sisi lingkungan pelabuhan,” kata Ahmad Alim Bachri.
Ahmad menambahkan, sudah mengusulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menguasai lahan mangrove seluas 621 hektare untuk dijadikan pusat penelitian lahan basah dan mangrove dunia.
”Kita mengusulkan untuk menguasai lahan mangrove seluas 621 hektare dan informasinya sudah masuk untuk menunggu persetujuan KLHK,” tambah Ahmad Alim Bachri.
Selain menjalin kerja sama dengan Kementerian LHK, Rektor ULM Ahmad Alim Bachri menjelaskan, pihak kampus juga sudah melaksanakan kesepakatan dengan PT Inhutani untuk mengelola lahan seluas 1.700 hektare untuk dijadikan pusat pengembangan pengelolaan usaha pertanian.
”Untuk sementara ULM akan diberikan lahan seluas 1.700 hektare untuk dijadikan pusat pengembangan pengelolaan usaha pertanian secara terintegrasi. Kalau itu bisa diwujudkan ULM akan menjadi pelaku ekspor nasional, karena saat ini terjadi penurunan produksi kopi, dan itu harus dimanfaatkan,” tegas Ahmad.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
