Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Oktober 2026 | 01.30 WIB

Peneliti University of Hamburg Ungkap Transformasi Simbol Budaya dalam Komik Indonesia

Peneliti asal University of Hamburg Prof Jan van der Putten memberikan kuliah umum di FIB Unair (13/10). (Istimewa) - Image

Peneliti asal University of Hamburg Prof Jan van der Putten memberikan kuliah umum di FIB Unair (13/10). (Istimewa)

JawaPos.com – Komik ternyata memiliki peran penting dalam merekam budaya Indonesia. Lewat gambar dalam panel-panel komik, masyarakat bisa melihat rekam jejak perpindahan medium simbol-simbol kebudayaan seperti ritual adat kuno hingga kondisi kiwari.

Peneliti asal University of Hamburg Prof. Jan van der Putten memaparkan penelitiannya tentang peran komik dalam memotret kebudayaan Indonesia pada Selasa (13/10) di depan mahasiswa dan khalayak umum di Aula Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga. Kuliah Prof Putten di FIB Unair itu berjudul Kebudayaan Indonesia yang Mabok Kepayang dan Kearifan Lokal yang Sakit Gigi.

Dari keterangan yang diterima Rabu (14/10), setidaknya ada tiga poin penting dalam paparan Prof Putten. Poin pertama yang terkait transformasi simbol budaya. Poin ini berisi penelusuran perjalanan simbol hewan kerbau dan sapi, mulai dari tradisi pemotongan kerbau di Sihotang (Danau Toba) tahun 1939, mitologi Gilgamesh di Mesopotamia, hingga alegori sapi betina dalam teks keagamaan Al-Baqarah yang diinterpretasikan ulang dalam panel komik Indonesia.

Poin selanjutnya, komik sebagai arsip populer. Dalam pemaparannya, karya komikus lokal legendaris seperti Teguh Santosa dan Ade Kamesywara dibahas sebagai bentuk polymedial hermeneutics. Menurut pandangannya, komik tidak lagi layak dipandang sebagai produk kelas dua. Melainkan sebagai arena kreatif sekaligus arsip sejarah sosial populer yang merekam cara suatu zaman membayangkan dirinya sendiri.

Poin terakhir adalah metafora kearifan lokal sakit gigi. Pada poin ini, ia menyoroti kecenderungan memperlakukan kebudayaan sekadar sebagai barang peninggalan museum atau komoditas pariwisata semata, sehingga kehilangan daya hidup dan relevansinya dalam merespons persoalan riil masyarakat sehari-hari.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore