
Ilustrasi AI yang dikabarkan menjadi ancaman serius dalam mem-PHK karyawan perusahaan di tahun 2024. (accelerationeconomy.com)
JawaPos.com - Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) memang terasa begitu mencekam. Begitu banyak sektor yang merasakan pahitnya situasi tersebut, termasuk bidang media khususnya bidang jurnalistik.
Tercatat, setidaknya pada Mei 2025 terdapat ratusan karyawan media besar di Indonesia harus merasakan PHK. Situasi yang begitu tidak mengenakan, ditambah bila jurnalis yang terdampak memiliki keluarga yang perlu dihidupi dan dapur yang harus terus menyala.
Peran Pers dalam Kontrol Sosial dan Politik
Berdasarkan jurnal yang diterbitkan oleh INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Volume 3 Nomor 5 Tahun 2023 Page 8156-8170 menyebut, Pers berperan dalam menjamin proses akuntabilitas publik dapat berjalan dengan lancar. Pers juga berperan sebagai alat kontrol sosial, baik untuk pemerintah atau masyarakat.
Pers bebas mengkritik berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah maupun lembaga legislatif dan yudikatif. Pers juga berperan mengawasi jika ada pelanggaran dan memberikan koreksi atas kesalahan itu.
Berdasarkan jurnal tersebut, pers memiliki peran sebagai perantara masyarakat dalam menyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah.
Mieczysław Kafel (1958) mengemukakan, sistem pers dan sistem politik di sebuah negara biasanya saling mewarnai (interdependent). Ketika suatu peran meningkat, maka ia menjadi variabel berpengaruh terhadap perubahan sosial politik (kondisi masyarakat dan kehidupan politik menjadi variabel yang dipengaruhi).
Haryatmoko (2002) sempat menyinggung, siapa yang menentukan arah opini media. Pertama, pemilik media perlu mempertahankan kepentingan pembaca agar tetap diminati; kedua, pemilik dan staf redaksi ingin mendapatkan legitimasi publik guna menghindari sanksi masyarakat; ketiga, media amat dipengaruhi kepribadian profesional dan stafnya.
Berdasarkan keterangan tersebut, dia menunjukkan adanya kekuatan yang bisa melawan subordinasi media oleh komitmen politik dan kepentingan ekonomi pemegang saham.
Kondisi Suatu Negara Bila Tidak Memiliki Pers
Sebuah pertanyaan yang penuh dilema akan muncul ketika pers benar-benar punah di suatu negara, salah satu pertanyaan yang muncul adalah, apa jadinya bila negara tidak memiliki pers?
Dikutip dari Jatengprov.go.id yang diunggah pada 10 Februari 2025 dengan tajuk "Sekda: Peran Pers Penting Sebagai Penyeimbang Informasi Pemerintah-Masyarakat" menyebutkan, pers khususnya wartawan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, pers juga adalah penyeimbang informasi.
Dalam bidang hukum, terdapat sebuah tafsir yang disebut argumentum a contrario, atau menafsirkan Undang-Undang secara berlawanan.
Menurut R. Soeroso dalam Pengantar Ilmu Hukum (hal. 115) menjelaskan, penafsiran a contrario adalah penafsiran undang-undang yang didasarkan atas pengingkaran artinya berlawanan pengertian antara soal yang dihadapi dengan soal yang diatur dalam suatu pasal dalam undang-undang.
Berdasarkan tafsir argumentum a contrario dan mengaitkan dengan pernyataan yang dimuat oleh Jatengprov.go.id, secara tidak langsung dapat ditarik kesimpulan bahwa, ketika suatu negara tidak memiliki pers maka tidak ada jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
