
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua bandata di Kalimantan Timur, yakni Bandara APT Pranoto, Samarinda, dan Bandara Maratua, Berau, Kamis (25/10). (Folly Akbar/Jawa Pos)
JawaPos.com - Akses transportasi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) semakin mudah. Hal itu menyusul diresmikannya Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, dan Bandara Maratua, Berau, oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (25/10).
Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah terus membuka bandara di berbagai daerah. Di samping untuk meningkatkan konektivitas, hal itu dilakukan untuk membuka kantong ekonomi baru di luar Jawa.
"Ini bukan untuk gagah-gagahan, keren-kerenan. Tapi, mobilitas orang dan barang sangat penting sekali," ujarnya saat memberikan sambutan.
Usai Bandara APT Pranoto ini beroperasi, Jokowi memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk segera membuka rute perjalanan Samarinda-Jakarta dan Samarinda-Surabaya dalam waktu dua pekan.
"Terserah maskapainya apa," imbuhnya.
Khusus untuk Bandara Maratua, Jokowi berharap dibukanya bandara ini bisa meningkatkan jumlah wisatawan ke Berau, Kalimantan Timur. "Kita harapkan dengan hadirnya airport di Berau, turis yang datang ke sana akan semakin banyak," tuturnya.
Sebagai informasi, Bandara Maratua, Berau, memiliki landasan pacu berukuran 1.600 meter x 30 meter (m), taxiway dengan ukuran 75 m x 15 m, dan apron 70 m x 100 m. Sehingga pesawat jenis ATR 72 dapat dilayani dengan baik di bandara ini.
Sementara untuk fasilitas sisi darat sudah tersedia gedung terminal seluas 750 meter persegi, gedung PK-PPK seluas 108 meter persegi, gedung genset seluas 96 meter persegi, kantor seluas 50 meter persegi, dan gedung operasi 6 lantai dengan ukuran 5 m x 4 m. Selain itu, dua unit perangkat sinar-X (X-ray), dan jalan akses ke bandara sepanjang 60 x 8 m pun tersedia.
Sedangkan Bandara APT Pranoto merupakan pengganti Bandara Temindung yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi. Bandara APT Pranoto memiliki ukuran runway 2.250 m x 45 m, taxiway berukuran 173 m x 23 m, dan apron 300 m x 123 m. Bandara APT Pranoto mampu melayani pesawat Boeing 737-900 ER.
Adapun di sisi darat telah dibangun gedung terminal seluas 12.700 meter persegi dengan kapasitas 1,5 juta penumpang (pax) per tahun, serta gedung hanggar seluas 36.342 meter persegi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
