Katherine Briggs yang duduk di kursi, bersama dari kiri, cucunya Kathleen Hughes, anaknya Isabell Myers, dan cucunya Ann Myers Hughes.
JawaPos.com – Siapa yang tidak tahu teori personality MBTI? Teori yang digunakan banyak orang, bahkan HRD di perusahaan menggunakannya untuk mengenal kandidat karyawannya.
Teori MBTI adalah kepanjangan dari Myers Briggs Type Indicator, yang artinya adalah tipe indikator (kepribadian seseorang) yang dicetuskan oleh Myers dan Briggs.
Berawal dari seorang ibu bernama Katherine Cook Briggs yang meneliti kepribadian seseorang bersama anaknya Issabel.
Pertemuan dengan calon menantunya, Calerence Myers inilah yang membuat sang ibu untuk melakukan penelitian kepribadian seseorang.
Katherine merasa sang calon menantu memiliki cara pandang hidup yang berbeda. Maka, terbentuklah misi untuk melakukan penelitian kepribadian dengan anaknya, Issabel.
Issabel merupakan seorang penulis sekaligus ahli teori psikolog yang sedang meneliti tentang macam-macam kepribadian pada seseorang.
Perempuan yang lahir pada tanggal 18 Oktober itu sangat terobsesi dengan karya Carl Jung, yaitu seorang psikiater dan Psikoanalisis dari Swiss yang telah menginspirasi tercetusnya teori MBTI.
Buku karya Carl Jung, yang berjudul Psychological Types: The Psychology of Individuation yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris pada Tahun 1923 inilah yang menginspirasi Isabel dan ibunya.
Walaupun diakui dalam website resmi Myer-Briggs, teori kepribadian yang dimiliki oleh Carl Jung Jauh lebih berkembang dan rinci.
Yang pada akhirnya Khaterine dan Issabel merasa idenya berhasil dan dapat mulai diakses dengan jangkauan yang lebih luas lagi.
Penilaian kepribadian yang mereka ciptakan mulai dipublikasi pada tahun-tahun terakhir perang dunia ke-2, yakni sekitar tahun 1942.
Kedua ibu dan anak ini meyakini, jika penilaian ini berhasil, maka seseorang dapat mengetahui kepribadian orang lain dengan baik, sehingga akan sedikit konflik yang terjadi di dunia.
Pada akhirnya, setelah 20 tahun mengembangkan tes dan teori kepribadian yang mereka rangkum, barulah pada tahun 1962 teori dan instrument MBTI yang sekarang kita gunakan ini dipublikasikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022