
Kepala Pusat data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
JawaPos.com - Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan air laut yang menerjang rumah warga adalah gelombang pasang. Fenonena itu dipastikan tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menuturkan, fenomena ini disebabkan oleh adanya gelombang pasang. Apalagi saat ini sedang bulan purnama sehingga menyebabkan permukaan air laut naik.
Penegasan itu dikuatkan dengan informasi yang didapatkan Sutopo dari BMKG yang menyatakan tidak ada gempa besar yang dapat membangkitkan tsunami. Baik gempa di sekitar Selat Sunda maupun di Samudera Hindia. "Jadi fenomena yang ada saat ini bukan tsunami. Tidak ada tsunami di wilayah Indonesia saat ini," kata Sutopo dalam keterangan resminya, Minggu (23/12).
Pernyataan Sutopo ini menyikapi informasi tentang masyarakat di sekitar Pantai Anyer dan Lampung Selatan yang dikagetkan dengan adanya air laut naik. Air laut itu menerjang bangunan di sekitar pantai pada Sabtu (22/12) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.
Lebih jauh dikatakan Sutopo, fenomena gelombang pasang itu juga tidak ada hubungannya dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejak Sabtu (22/12) tadi pagi memang terjadi erupsi, namun erupsi kecil yang tidak menimbulkan pengaruh kenaikan gelombang air laut.
Sementara itu, berdasarkan hasil pengamatan data pasang surut dari papan pengukuran (tidegauge) dari BMKG, terdapat beberapa data yang menujukkan bahwa memang terjadi pasang. Yakninya, pada pukul 21.27 WIB terdapat ketinggian gelombang yang mencapai 0,9 meter.
Lalu pukul 21.33 WIB ada gelombang dengan ketinggian 0,35 meter; pukul 21.35 WIB (0,36 meter); dan pukul 21.53 WIB ketinggian 0,28 meter.
Saat ini BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, dan relawan masih melakukan penanganan di lapangan. Evakuasi dilakukan di beberapa tempat. Pendataan dan penanganan masih dilakukan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Untuk sementara hindari aktivitas di sekitar pantai. Perhatikan kondisi lingkungan yang ada. "Sekali lagi disampaikan bahwa tidak ada tsunami. Yang terjadi adalah gelombang pasang di sekitar pantai," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
