Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 01.05 WIB

Dari Krisis ke Kolaborasi, Banjir Aceh-Sumut Uji Solidaritas dan Perbaikan Sistem Tanggap Bencana

Ilustrasi masyarakat terdampak bencana Aceh dan Sumut mengantre bantuan pangan dari relawan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi masyarakat terdampak bencana Aceh dan Sumut mengantre bantuan pangan dari relawan. (Istimewa)

JawaPos.com–Bencana banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatra Utara tidak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga membuka peluang pembenahan sistem penanggulangan bencana di Indonesia. Di tengah krisis kemanusiaan berskala besar, kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, militer, hingga swasta, menjadi sinyal positif menuju respons yang lebih terintegrasi.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 16 Desember 2025 mencatat 1.053 korban meninggal dunia, sekitar 200 orang masih hilang, serta lebih dari 606 ribu warga mengungsi. Ribuan lainnya mengalami luka-luka dan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

Di tengah situasi tersebut, dukungan dari sektor non pemerintah mulai memperkuat respons darurat. Platform filantropi BenihBaik.com menyalurkan hibah dari The Coca-Cola Foundation untuk menjangkau wilayah terdampak, terutama daerah terpencil yang sulit diakses.

Presiden The Coca-Cola Foundation Carlos Pagoaga menegaskan, pentingnya solidaritas dalam masa krisis. Pihaknya berkomitmen mendukung masyarakat lokal, terutama pada masa-masa sulit.

”Hati dan pikiran kami bersama seluruh masyarakat yang terdampak banjir di Aceh dan Sumatra Utara,” ujar dia melalui keterangannya.

Senada, pendiri BenihBaik.com Andy F. Noya melihat kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat.

”Dukungan ini menjadi harapan bagi ribuan keluarga terdampak. Kami berkomitmen memastikan bantuan menjangkau kelompok paling rentan agar tidak ada yang tertinggal,” kata Andy F. Noya.

Bantuan yang disalurkan mencakup penyediaan air bersih, fasilitas sanitasi, dapur umum, hunian sementara, hingga layanan kesehatan darurat. Upaya ini turut diperkuat koordinasi dengan BNPB, pemerintah daerah, serta dukungan logistik dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjangkau wilayah terisolasi.

Meski tantangan di lapangan masih ada, mulai dari akses geografis hingga distribusi bantuan, respons terpadu yang mulai terbentuk dinilai sebagai langkah maju. Penguatan koordinasi dan keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa penanganan bencana di Indonesia bergerak ke arah yang lebih kolaboratif.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore