
Frans Cornelis Dian Bunda adalah seorang kreatif yang menciptakan lagu Gemu Famire.
JawaPos.com - Lagu Gemu Famire atau yang lebih dikenal Maumere dalam beberapa tahun terakhir mulai banyak didengar masyarakat luas. Lagu tersebut telah ditarikan oleh TNI dan elemen masyarakat lain dengan jumlah peserta hampir 400 ribu orang.
Tarian dengan lagu Gemu Famire ini pun menyabet rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Namun masih banyak yang tidak tahu pencipta lagu tersebut.
Pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Frans Cornelis Dian Bunda adalah seorang kreatif yang menciptakan lagu tersebut. Dia adalah guru di SMK Yohanes 23 Maumere.
Menyaksikan langsung saat karyanya dihadiahi rekor MURI, Frans mengaku begitu terharu. Bahkan matanya sempat berkaca-kaca hampir meneteskan air mata.
"Mewakili tanah kelahiran dan mewakili teman-teman musisi, saya ucapkan terima kasih yang begitu luar biasa. Saya hampir nangis. Rasanya ucapan terima kasih saja tidak cukup," ujar Frans di Mebes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (4/9).
Frans menilai pemecahan rekor dunia ini sebagai bukti kepedulian TNI terhadap budaya Indonesia. Sekaligus memperhatikan rakyat kecil yang tinggal di daerah.
"Ini satu bukti TNI peduli karya anak bangsa. TNI peduli dengan rakyat di kampung," imbuhnya.
Sementara itu Ketua MURI Jaya Suprana begitu mengapresiasi raihan prestasi anak bangsa ini. Menurutnya langkah ini bagian dari pengembangan budaya Indonesia agar semakin dikenal.
"Ini bukan hanya melestarikan, bukan hanya menjungjung tinggi, tapi mengembangkan budaya nusantara," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
