
Bus Salawat yang mengantarkan jamaah haji dari hotel menuju Masjidilharam, Makkah.
JawaPos.com - Kementerian Agama terus berupaya memberikan kenyamanan kepada jamaah haji Indonesia. Ketika jamaah dari hotel menuju Masjidilharam, mereka bisa diantar oleh bus salat lima waktu (Salawat).
Operasional bus salawat itu ditinjau langsung oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin yang sekaligus memantau pelaksanaan haji di Arab Saudi Senin dini hari (12/8) waktu Arab Saudi. Selain memantau bus salawat, kader PPP itu juga memantau layanan fast track (jalur cepat) di Bandara Jeddah.
Senin sekitar pukul 00.30, Menag melaksanakan umrah. Kehadiran Menag dan rombongannya di Masjidilharam menarik perhatian jamaah haji Indonesia. Banyak yang berebut salaman dan mengajak Menag foto bersama.
Setelah selesai umrah, Menag menjajal bus Salawat. Bus tersebut disediakan untuk melayani jamaah haji Indonesia. Rutenya dari hotel-hotel yang dihuni jamaah ke Masjidilharam. Menag memilih naik bus Salawat dari Terminal Syib Amir. Tujuannya adalah Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah di kawasan Syisyah. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari Masjidilharam. Sepuluh menit perjalanan dilalui Menag.
"Bus Salawat ini kita sediakan untuk melayani jamaah yang tinggal di hotel dengan radius lebih dari 1,5 km dari Masjidilharam," ungkap Menag di atas bus.
"Bus beroperasi 24 jam nonstop. Jadi, para jamaah yang hendak ke Masjidilharam kapan pun tidak usah khawatir," imbuhnya.
Sebelum umrah, Lukman meninjau layanan fast track (jalur cepat) di Bandara King Abdulaziz, Jeddah. Layanan tersebut terbukti memangkas waktu tunggu dari semula empat jam menjadi hanya 30 menit. Hal itu dibuktikan sendiri oleh Menag begitu tiba di Bandara Jeddah. Dia langsung meninjau penyambutan untuk jamaah dari kloter 83 embarkasi Jakarta-Pondok Gede yang keluar melalui jalur fast track.
Menag mula-mula meninjau pelaksanaan jalur cepat itu di gerbang A, Bandara Jeddah. Di sela pemantauan, Menag menyapa para jamaah di bandara dan bus yang hendak bertolak ke Makkah.
Fast track adalah layanan baru hasil kerja sama Kemenag dengan Kerajaan Arab Saudi. Layanan ini berupa pemeriksaan dokumen imigrasi di embarkasi Indonesia. Sebelumnya, pemeriksaan harus dilakukan di Bandara Jeddah dan Madinah. Proses tersebut bisa memakan waktu sampai 5 jam.
Kini, hanya dalam waktu sekitar 30 menit pemeriksaan di bandara beres dan jamaah haji bisa langsung masuk bus menuju Makkah. Namun, untuk sementara, layanan tersebut hanya ditujukan untuk jamaah yang berangkat dari embarkasi Jakarta.
Menurut Menag, pelayanan di Bandara Jeddah tahun ini tergolong lebih maju. "Kami saksikan pelayanannya sangat cepat," katanya. Menag juga berterima kasih atas kebijakan Kerajaan Arab Saudi tahun ini.
Menag mengatakan, pelayanan haji sejauh ini berlangsung lancar. Kemenag belum menerima keluhan berarti dari jamaah, baik soal akomodasi maupun transportasi. "Ini berkat kerja keras para petugas. Mudah-mudahan lancar sampai akhir," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022