Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 00.38 WIB

Mi Samyang Mengandung Babi, Begini Reaksi BPOM

Mi Samyang - Image

Mi Samyang

JawaPos.com - Humas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Timur, Retno Chatulistiani tidak ingin berkomentar apakah pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sebelumnya pada mi instan yang diduga mengandung babi.


Menurut Retno pihaknya akan turun ke lapangan melakukan penyelidikan apabila ada aduan dari masyarakat. "Kalau ada aduan ya monggo. Tapi tolong informasinya yang jelas dan akan kita tindak lanjuti, ujar Retno kepada JawaPos.com, Kamis (19/1).


Meski demikian, pihaknya mengaku sampai saat ini belum mengetahui apakah mi instan Samyang tersebut memiliki izin edar. "Kalau memang terdafar izin edar, kita akan bisa turun, kalau enggak terdaftar kita enggak paham," katanya.


Sebelumnya, Ketua MUI Sumenep, Safradji mengaku bekerja sama dengan seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Prodi Bahasa Korea Universitas Gajah Mada (UGM). Tujuannya untuk menerjemahkan tulisan yang tertuang di bungkus produk mi yang diduga mengandung babi. Setelah diterjemahkan dalam kemasan mi tersebut tertulis bahwa mengandung babi.   


Parahnya lagi, produk Mi Samyang tidak ada label dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sehingga khawatir ada unsur kesengajaan untuk mengelabuhi konsumen yang beragama Islam. Saat ini mi tersebut beredar luas di Sumenep, Madura, Jawa Timur. (cr2/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore