Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 September 2015 | 13.51 WIB

Kemenag Tak Bisa Putuskan Libur Nasional untuk Iduladha di Luar 24 September

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Machasin dalam konferensi pers tentang hasil sidang isbat penentuan 1 Zulhijah 1436 H di Jakarta, Minggu (13/9) malam. - Image

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Machasin dalam konferensi pers tentang hasil sidang isbat penentuan 1 Zulhijah 1436 H di Jakarta, Minggu (13/9) malam.

JawaPos.Com - Perbedaan hari perayaan Iduladha dipastikan terjadi lagi tahun ini. Muhammadiyah sudah menetapkan Iduladha pada 23 September, sedangkan pemerintah memutuskan sehari lebih labat.



Wakil Sekretaris Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Ma'rifat Iman mengungkapkan, dari hasil hisab maka 10 Zulhijah atau Iduladha bertepatan dengan Rabu, 23 September 2015. Sebab, dari hasil hisab Muhammadiyah, awal Zulhijah jatuh hari ini.  



“Muhammadiyah sudah menetapkan dari sebulan lalu. Jadi Senin (14/9) adalah awal bulan Zulhijah dan tanggal 23 September adalah Iduladha," ujar Iman saat ditemui di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (13/9).



Sedangkan pemerintah telah menetapkan 1 Zulhijah 1436 H bertepatan dengan hasi Selasa (15/9). Dengan demikian, Iduladha atau tanggal 10 Zulhijah versi pemerintah bertepatan dengan 24 September 2015.



Namun, Kementerian Agama berharap perbedaan hari perayaan Iduladha itu tidak dibesar-besarkan. Dirjen Binmas Islam Kemenag Machasin mengatakan, perbedaan itu tetap harus dihormati.  



"Yang penting jangan terjadi penistaan karena terjadi perbedaan ini dan tidak perlu terlalu dibesar-besarkan. Mari kita sama-sama menjaga persatuan, saling menghormati sesama warga negara," pintanya.



Lantas apakah pemerintah akan memutuskan pada 23 September juga sebagai hari libur nasional? Machasin menyebut penetapan hari libur bukanlah kewenangan Kemenag.



"Untuk libur, pemerintah telah menetapkan hari libur nasional pada tanggal 24, apa dia (Muhammadiyah) boleh masuk kantor atau diliburkan itu bukan kewenangan kami ya," ujar Machasin.(chi/jpnn/JPG)



Editor: Ayatollah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore