
Direktur Sadaqa Afwan Riyadi (kanan) memberikan penjelasan soal program Kasih Yatim Palestina di kantor Sadaqa di Jakarta (5/1).
JawaPos.com - Jumlah anak yatim di Palestina mencapai 20 ribu lebih. Khusus di wilayah Gaza, kebanyakan karena orang tuanya meninggal akibat konflik. Organisasi sosial Sadaqa menggalang dermawan Indonesia yang siap menjadi orang tua asuh untuk anak-anak yatim itu.
Direktur Sadaqa Afwan Riyadi mengatakan, program untuk anak-anak yatim di Gaza, Palestina itu bernama Kasih Yatim Palestina. Untuk gelombang pertama, mereka sudah siap dengan 300 anak yatim yang bakal jadi anak asuh. Afwan mengatakan, data anak-anak yatim itu diperoleh atas kerja sama dengan lembaga Takaful for Children Welfare.
"Dana untuk jadi orang tua asuh Rp 500 ribu per bulan," kata Afwan di kantor Sadaqa di Jakarta Jumat (5/1). Dia menuturkan pembayaran itu berdurasi satu tahun. Kemudian akan dievaluasi apakah bisa berlanjut untuk tahun kedua dan tahun-tahun berikutnya. Uang itu nantinya dipergunakan untuk biaya makan, sandang, dan kebutuhan rumah lainnya. Kemudian juga untuk dana pendidikan.
Afwan menuturkan sebagai permulaan lima orang pengurus Sadaqa akan mengawali jadi orang tua asuh. "Saya sendiri jadi donaturnya," katanya. Dia berharap melalui beberapa program yang telah mereka siapkan, semakin banyak orang-orang yang bersedia menjadi orang tua asuh anak-anak yatim Palestina.
Dia menjelaskan saat ini jumlah anak yatim di Indonesia juga banyak. "Kenapa kok kita pilih anak yatim Palestina," tuturnya. Afwan menjelaskan tanpa bermaksud mengecilkan keberadaan anak yatim di Indonesia, organisasi yang menyantuni sudah cukup banyak. Sementara mereka ingin lebih berfokus pada anak-anak yatim di Palestina, khususnya di Gaza. Sebab di kawasan itu masih kerap terjadi perang.
Selain itu Afwan mengatakan ada tiga alasan lain kenapa memilih anak-anak yatim Palestina. Yaitu ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli dengan anak–anak yatim, sebagaimana Rasulullah SAW menyatakan bahwa beliau di akhirat kelak sangat dekat dengan orang–orang yang mengurus anak yatim.
Kedua, kami juga berharap akan keberkahan Masjid Al Aqsa yang terletak di Palestina. Di dalam Alquran dijelaskan tentang keberkahan yang diberikan di sekeliling masjid suci tersebut. Ketiga, anak–anak yatim ini kehilangan orang tua dalam medan perjuangan Islam, sehingga diharapkan para orang tua asuh nanti bisa mendapatkan keberkahan dari para oarang tua yang meninggal dalam keadaan sahid.
Sebagai pertanggungjawaban kepada donatur atau orang tua asuh, nantinya Sadaqa memberikan formulir atau data riwayat anak asuhnya. Data itu meliputi nama lengkap si anak, tempat tanggal lahir, dan nama orang tua, termasuk kapan orang tuanya meninggal. Masyarakat bisa mengakses informasi program ini melalui website www.sadaqa.or.id.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
