
Penulisan produk SKM berubah jadi kental manis
JawaPos.com - Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan edaran No HK.06.5.51.511.05.18.2000, sejumlah produsen susu kenal manis (SKM) mengganti label produknya dengan menghilangkan kata susu. Ada yang mengubah jadi krimer kenal manis ada juga hanya kental manis saja.
Penggantian label itu tindak lanjut dari keputusan dari BPOM yang menyatakan bahwa susu kental manis (SKM) tidak bisa digunakan untuk pelengkap gizi. Selain itu iklan produk SKM tidak lagi boleh melibatkan anak-anak.
Dari pantauan Jawa Pos di beberapa minimarket daerah Jakarta Barat, beberapa produk SKM sudah tidak mencantumkan tulisan susu. Ada yang berubah menjadi krimer kental manis, ada juga yang di labelnya hanya tertulis kental manis.
"Karakteristik jenis susu kental adalah kadar lemak susu tidak kurang dari 8 persen dan kadar protein tidak kurang dari 6,5 persen untuk yang plain," kata Kepala BPOM Penny Lukito kemarin (5/7).
Dia meminta masyarakat bijak menggunakan dan mengonsumsi susu kental sesuai peruntukannya. Selain itu, asupan gizi, khususnya gula, garam, dan lemak, harus seimbang. Dia mengatakan bahwa BPOM telah menyosialisasikan agar SKM dikonsumsi dengan tepat.
Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes Doddy Izwardi telah meminta BPOM agar SKM tidak dikategorikan sebagai produk susu bernutrisi untuk menambah asupan gizi.
"Kental manis ini tidak diperuntukkan balita. Namun, perkembangan di masyarakat, SKM dianggap sebagai susu untuk pertumbuhan. Kadar gulanya sangat tinggi," tutur Doddy. Dia menyatakan bahwa produk kental manis bisa dikonsumsi untuk campuran dessert atau topping makanan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
