
Kedua putra Joko Widodo (Jokowi), yakni Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka berkolaborasi membuat menu Sang Pisang dan Markobar.
JawaPos.com - Sebelum menjadi pejabat publik sampai menjadi orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo pernah menjajal rasanya jadi seorang pengusaha. Dalam setiap kesempatan ia selalu menekankan bahwa memulai usaha memang baiknya dimulai dari nol. Tidak disuapi apalagi mengandalkan pengaruh orang tua.
"Sebetulnya saya memiliki pabrik. Mungkin 10 kali ruangan ini (luasnya). (Usahanya) ekspor produk kayu dan mebel. Saya berikan, untungnya anak-anak saya nggak ada yang mau," kata Jokowi di Jakarta, Sabtu (9/2).
Meski tak ada yang mau, mantan Wali Kota Surakarta itu justru bangga kepada ketiga putra-putrinya. "Kepada anak-anak saya, saya sampaikan memulai sesuatu itu lebih baik dari nol. Bukan langsung memiliki, dimanjakan. Itu akan gampang ditenggelemankan gelombang-gelombang," terangnya.
Anak pertama Jokowi, Gibran, memilih untuk memulai usaha berjualan martabak. Jokowi pun mempersilakan.
Sedangkan anak bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep memilih untuk berjualan pisang nugget. "Yang kecil jualan pisang goreng, pisang nugget goreng. Saya suka diprotes sama anak saya, Pak bukan pisang goreng tapi pisang nugget goreng," ungkapnya.
Terlepas dari apa yang dijual anak-anaknya, Jokowi mengatakan, hal itu dapat dijadikan pelajaran bahwa mencari uang tidak mudah. Terlebih membangun kepercayaan konsumen.
Diakui Jokowi, dulu ia bahkan sempat meremehkan bisnis berbahan baku pisang milik sang bungsu yang bernama Sang Pisang. "Saya dulu melihat yang kecil jualan pisang nugget goreng, ini apa toh? Saya lihat produknya, maaf saya agak meremehkan pertama-tama," aku Jokowi.
Namun, lanjutnya, begitu usaha Kaesang mencapai 54 cabang di seluruh Indonesia, Jokowi pun mulai heran dengan bisnis yang digeluti si anak.
"Saya tanya, 'Le ini ongkos produksi berapa, untung berapa?' Saya ditunjukin omzet per outlet, warungnya berapa, saya tunjukin langsung saya kalikan 54. Lho, pabrik saya yang gede kalah sama dia," tuturnya.
Jokowi mengakui, anak-anak muda saat ini memang sangat cepat dalam melihat peluang. Apalagi didukung dengan perkembangan teknologi. Lansekap sosial politik dan ekonomi pun menjadi berubah.
Ia pun berpesan supaya anak muda dapat terus merespons tiap perubahan yang terjadi. Jangan sampai produk-produk asing justru menguasai pasar dalam negeri.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
