
Ilustrasi kucing.
JawaPos.com - Sebagai orang yang memelihara kucing, kamu tentu harus siap mengerahkan segalanya bagi kucingmu. Mulai dari mental, tenaga, waktu, finansial sampai perhatian semaksimal mungkin.
Ada banyak aspek yang harus diperhatikan dari kucing untuk bisa jadi pemelihara kucing yang baik. Mulai dari makanan, minuman, dan tentunya yang terpenting kesehatan kucingmu.
Kamu pasti tidak ingin kucingmu sakit dan kamu tidak mengetahuinya. Berhubung kucing adalah hewan sehingga kita tidak mengerti perkataannya, maka perilaku yang diperhatikan dari mereka adalah tanda bahwa mereka sakit atau sehat.
Sebagai pemelihara kucing, kamu seharusnya merupakan pihak yang sigap dan berinisiatif untuk membawanya ke dokter hewan. Apabila kucingmu sakit atau mengalami gangguan kesehatan, hal tersebut bisa segera ditangani sebelum terlalu jauh dan memengaruhi kucingmu secara buruk.
Ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan kondisi bahwa kamu harus khawatir akan kucingmu.
Dikutip dari Reader Digest dan Protecta Pet, berikut ini merupakan 7 tanda bahwa kamu harus bawa kucing kamu ke dokter hewan:
1. Nafsu Makan Berubah
Tanda pertama yang bisa kamu sadari untuk kucingmu adalah apabila nafsu makannya berubah. Biasanya, kucing memiliki nafsu makan yang cukup ketika mereka makan. Apabila nafsu makan kucingmu berubah, kamu bisa membawanya ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Perubahan nafsu makan ini bisa berupa menurunnya nafsu makan sehingga kucing jadi tidak makan sebanyak sebelumnya. Atau kucing jadi memiliki nafsu makan berlebih hingga makan lebih banyak dari biasanya secara berlebihan. Meski kadang bukan berarti apa-apa, tidak ada salahnya untuk membawa kucing ke dokter hewan atas alasan ini.
2. Muntah atau Batuk
Sebagaimana manusia, muntah atau batuk juga bisa jadi tanda bahwa tubuh kucing sedang sakit dan memerlukan tindakan dokter hewan. Kucing memang secara rutin memuntahkan gumpalan bulu hasil jilatan tubuhnya. Namun apabila muntah dengan cairan keluar yang aneh atau frekuensi muntah berlebihan, kamu perlu membawanya ke dokter hewan.
Batuk juga bisa jadi tanda bahwa ada yang salah dengan pernapasan kucing. Apabila kamu menyadari bahwa kucingmu batuk secara berlebihan atau aneh, kamu bisa membawanya ke dokter hewan demi pemeriksaan lebih lanjut. Nantinya, dokter bisa menentukan apakah kucing tersebut benar sakit atau tidak.
3. Pernapasan Berubah
Tanda selanjutnya yang bisa kamu sadari untuk membawa kucing kamu ke dokter hewan adalah apabila pernapasan kucingmu berubah. Yang dimaksud dengan pernapasan berubah tentunya termasuk batuk, tersedak atau kesulitan bernapas.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
