Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 September 2024 | 18.01 WIB

Pecinta Anabul Merapat, Ini 7 Tanda Bahwa Kamu Harus Bawa Kucing Kamu ke Dokter Hewan!

Ilustrasi kucing. - Image

Ilustrasi kucing.

JawaPos.com - Sebagai orang yang memelihara kucing, kamu tentu harus siap mengerahkan segalanya bagi kucingmu. Mulai dari mental, tenaga, waktu, finansial sampai perhatian semaksimal mungkin.

Ada banyak aspek yang harus diperhatikan dari kucing untuk bisa jadi pemelihara kucing yang baik. Mulai dari makanan, minuman, dan tentunya yang terpenting kesehatan kucingmu.

Kamu pasti tidak ingin kucingmu sakit dan kamu tidak mengetahuinya. Berhubung kucing adalah hewan sehingga kita tidak mengerti perkataannya, maka perilaku yang diperhatikan dari mereka adalah tanda bahwa mereka sakit atau sehat.

Sebagai pemelihara kucing, kamu seharusnya merupakan pihak yang sigap dan berinisiatif untuk membawanya ke dokter hewan. Apabila kucingmu sakit atau mengalami gangguan kesehatan, hal tersebut bisa segera ditangani sebelum terlalu jauh dan memengaruhi kucingmu secara buruk.

Ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan kondisi bahwa kamu harus khawatir akan kucingmu.

Dikutip dari Reader Digest dan Protecta Pet, berikut ini merupakan 7 tanda bahwa kamu harus bawa kucing kamu ke dokter hewan:

1. Nafsu Makan Berubah

Tanda pertama yang bisa kamu sadari untuk kucingmu adalah apabila nafsu makannya berubah. Biasanya, kucing memiliki nafsu makan yang cukup ketika mereka makan. Apabila nafsu makan kucingmu berubah, kamu bisa membawanya ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Perubahan nafsu makan ini bisa berupa menurunnya nafsu makan sehingga kucing jadi tidak makan sebanyak sebelumnya. Atau kucing jadi memiliki nafsu makan berlebih hingga makan lebih banyak dari biasanya secara berlebihan. Meski kadang bukan berarti apa-apa, tidak ada salahnya untuk membawa kucing ke dokter hewan atas alasan ini.

2. Muntah atau Batuk

Sebagaimana manusia, muntah atau batuk juga bisa jadi tanda bahwa tubuh kucing sedang sakit dan memerlukan tindakan dokter hewan. Kucing memang secara rutin memuntahkan gumpalan bulu hasil jilatan tubuhnya. Namun apabila muntah dengan cairan keluar yang aneh atau frekuensi muntah berlebihan, kamu perlu membawanya ke dokter hewan.

Batuk juga bisa jadi tanda bahwa ada yang salah dengan pernapasan kucing. Apabila kamu menyadari bahwa kucingmu batuk secara berlebihan atau aneh, kamu bisa membawanya ke dokter hewan demi pemeriksaan lebih lanjut. Nantinya, dokter bisa menentukan apakah kucing tersebut benar sakit atau tidak.

3. Pernapasan Berubah

Tanda selanjutnya yang bisa kamu sadari untuk membawa kucing kamu ke dokter hewan adalah apabila pernapasan kucingmu berubah. Yang dimaksud dengan pernapasan berubah tentunya termasuk batuk, tersedak atau kesulitan bernapas.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore