Nintendo Switch 2. (Nintendo)
JawaPos.com – Nintendo akhirnya resmi mengumumkan peluncuran Nintendo Switch 2 yang dijadwalkan rilis pada 5 Juni 2025. Konsol ini bakal hadir dalam dua versi: versi khusus Jepang yang hanya mendukung bahasa Jepang dan versi multi-language (bisa banyak bahasa). Tapi, harga keduanya bikin mikir keras: mau murah tapi harus lulus JLPT dulu?
Versi Jepang dibanderol 49.980 yen. Sementara versi multi-language dihargai 69.980 yen. Kalau dikonversi ke rupiah (dengan kurs 1 yen = Rp114), versi Jepang setara sekitar Rp5.697.720. Sedangkan versi internasional nyentuh Rp7.977.720. Artinya, kalau kamu bisa baca huruf kanji, kamu bisa hemat hampir Rp2,3 juta!
Jadi fix, sebelum beli Switch 2, kamu bisa pertimbangkan ikut les bahasa Jepang dulu. Anggap saja investasi jangka panjang buat masa depan gaming yang lebih hemat.
Keduanya punya isi boks yang sama persis: ada Nintendo Switch 2 Console, sepasang Joy-Con 2 (L dan R), Joy-Con Grip, Joy-Con Strap, Dock, kabel HDMI kecepatan tinggi, dan adaptor USB-C. Bedanya cuma satu: bahasa sistem operasinya. Versi Jepang hanya mendukung bahasa Jepang, sedangkan versi internasional mendukung banyak bahasa.
Nintendo juga mengungkap spesifikasi teknis konsol generasi baru ini. Layarnya berukuran 7,9 inci dengan panel LCD wide color gamut dan resolusi 1920x1080 piksel. Layarnya juga sudah mendukung HDR dan variable refresh rate hingga 120Hz.
Prosesor yang digunakan adalah chip kustom buatan NVIDIA. Memori internalnya 256GB berbasis UFS, dengan slot tambahan untuk kartu microSD Express hingga 2TB. Namun, untuk pakai microSD ini kamu harus update sistem dulu. Yang punya microSD lama, sabar ya, cuma bisa buat nyimpen screenshot dan video.
Koneksi internetnya juga sudah Wi-Fi 6 dan Bluetooth, serta bisa pakai LAN kabel saat TV mode. Untuk output video, resolusinya bisa sampai 4K 60fps lewat HDMI. Kalau di layar konsol, maksimal di 1080p.
Soal suara, Nintendo janji kualitas stereo yang jernih berkat struktur kotak suara independen. Mikrofon digitalnya juga sudah dilengkapi noise cancelling dan auto gain, cocok buat ngobrol bareng tim di voice chat.
Port USB-nya ada dua: satu di bawah buat charging atau nyambung ke dock, dan satu di atas untuk aksesoris. Ada juga jack audio 3,5mm yang support mic headset standar.
Untuk game, kamu bisa pakai kartu game Nintendo Switch 2 maupun Switch generasi sebelumnya. Jadi jangan khawatir, game lama masih bisa dimainkan.
Soal baterai, kapasitasnya 5.220mAh dan bisa bertahan antara 2 sampai 6,5 jam tergantung game-nya. Waktu pengisian ulang sekitar 3 jam kalau konsol dalam kondisi sleep mode.
Jadi, kamu tim versi Jepang yang hemat tapi harus ngerti hiragana-katakana? Atau tim internasional yang tinggal colok dan main tanpa mikir arti “設定”? Pilihannya ada di tangan (dan dompet) kamu.
Dikutip dari situs resmi Nintendo Jepang, Kamis (4/4), pre-order diperkirakan segera dibuka. Saatnya siap-siap isi tabungan… atau daftar kursus bahasa Jepang!

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
