Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 17.49 WIB

Rockstar Belum Pasti Rilis GTA 6 di 2025, Developer Game Lain Ikut Cemas

Grand Theft Auto (GTA) VI. (Rockstar Games)

JawaPos.com – Ketidakpastian rilis Grand Theft Auto VI atau GTA 6 membuat industri game global gelisah. Banyak studio game menahan napas, menanti kabar pasti dari Rockstar Games.

GTA 6 dijadwalkan rilis pada konsol pada musim gugur 2025. Namun seperti banyak game AAA lainnya, potensi penundaan tetap terbuka lebar. Cyberpunk 2077, Starfield, hingga Assassin's Creed Shadows semua sempat ditunda. Situasi serupa bisa terjadi pada GTA 6.

Ben Porter, direktur konsultasi di Newzoo, menyampaikan kekhawatirannya dalam wawancara dengan PC Gamer di ajang GDC 2025. "Kalau Anda perusahaan game yang menunggu GTA 6 rilis, lalu ternyata ditunda tiga sampai enam bulan, apa yang akan Anda lakukan?" katanya.

Porter menjelaskan bahwa developer harus memilih: mengisi celah kosong saat GTA 6 ditunda, atau memperpanjang run rate mereka hingga setengah tahun lagi. "Saya yakin, beberapa perusahaan akan bangkrut karena hal ini," tambahnya.

Banyak studio game saat ini mengatur tanggal rilis agar tidak berbenturan dengan GTA 6. Bahkan game niche sekalipun memilih menepi dari jadwal yang dekat dengan peluncuran GTA baru. Tapi kalau GTA 6 mundur ke musim semi atau musim panas 2026, mereka juga ikut terdorong lebih jauh lagi.

Dalam kondisi keuangan yang rapuh, penundaan seperti ini bisa jadi bencana. Porter mengingatkan bahwa penutupan studio sudah jadi pemandangan biasa dalam beberapa tahun terakhir. Risiko makin besar jika mereka salah langkah menebak jadwal rilis GTA 6.

Namun, celah dari penundaan itu bisa jadi peluang emas. Jika ada game yang cukup menarik untuk menghibur penggemar GTA yang kecewa, itu bisa menghasilkan uang besar. Apa pun keputusan Rockstar, dampaknya akan terasa luas di seluruh industri.

Satu petunjuk yang mencurigakan datang dari tanggal rilis Borderlands 4, yang ditetapkan pada 23 September 2025. Mengingat pemiliknya, Take-Two, juga memegang GTA, wajar muncul dugaan bahwa mereka tak mungkin merilis dua franchise besar berdekatan. "Itu tebakan masuk akal, tapi saya tak akan berani bertaruh uang untuk itu," ujar Porter.

Dia juga menyampaikan harapan bahwa GTA 6 bisa memberi dorongan positif ke pasar. Minimal, akan ada banyak gamer yang meng-upgrade konsol mereka. Tapi dia ragu para eksekutif industri bisa tenang menyambut musim gugur tahun ini.

"Orang bilang GTA 6 bakal menyegarkan pasar," kata Porter. "Itu mungkin benar, tapi saya tak yakin dampaknya bakal positif untuk semua pihak."

Dia menilai GTA 6 memang akan membawa perhatian investor kembali ke industri game. Tapi efek dominonya rumit. "Semua orang yang kami ajak bicara seperti kapal yang mencoba menghindari gunung es bernama GTA 6," ucapnya.

Studio menarik jadwal rilis lebih cepat atau lebih lambat. Strategi utamanya: menghindar. Kalau semua orang sibuk menghindar, bagaimana mungkin GTA 6 bisa menyegarkan industri game?

Dalam presentasinya di GDC, Porter juga membeberkan data menarik dari laporan Newzoo. Salah satunya menyebutkan bahwa gamer PC menghabiskan 92% waktu bermain mereka untuk game lama. Saat ini, ada sekitar 908 juta gamer PC di dunia.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore